Kabar BUMN – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan pemerintah melalui Asta Cita, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Selatan bekerja sama dengan TNI Garnisun Kogartap III/Surabaya serta berbagai pihak terkait menggelar aksi penanaman 2.500 pohon.
Penanaman ini dilakukan di kawasan hutan wisata rintisan Sumber Gedang, Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi.
Sebanyak 2.000 bibit pohon sukun dan 500 bibit alpukat serta petai ditanam pada lahan petak 127c RPH Purwo BKPH Blambangan.
Acara ini dihadiri oleh sekitar 70 peserta, termasuk jajaran Perhutani Banyuwangi Selatan, TNI, Taman Nasional Alas Purwo, Forkopimka Tegaldlimo, dan berbagai elemen masyarakat, seperti Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), pemerhati lingkungan, tokoh masyarakat, serta petani hutan.
Administratur/KKPH Banyuwangi Selatan, Wahyu Dwi Hadmojo, menyampaikan apresiasinya kepada TNI Garnisun Kogartap III/Surabaya atas inisiasi kegiatan ini.
“Kami mendukung penuh upaya penanaman pohon ini karena sejalan dengan program pembangunan pemerintah, yaitu menciptakan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan.
Baca Juga: Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Perhutani dan Polda Jateng Tanam Jagung Bersama
"Program ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga memastikan kelestarian lingkungan,” ujar Wahyu.
Baurlog Garnisun Sub Kogartap III/Surabaya, Serma Bambang J, menambahkan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah nyata untuk menciptakan hutan lestari dan masyarakat sejahtera.
“Masyarakat nantinya hanya memanen buah dari pohon yang ditanam, sehingga kelestarian hutan tetap terjaga.
Baca Juga: Komitmen Hijaukan Negeri, Perhutani Tanam 24,4 Juta Pohon di Musim Tanam 2024
"Kami berharap sinergi ini terus berlanjut agar tujuan ketahanan pangan dapat tercapai,” kata Bambang.
Kasi Pengelolaan Wilayah Tegaldlimo Taman Nasional Alas Purwo, Noviani Utami, menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menyukseskan program ini.