“Kelestarian hutan dan kesejahteraan masyarakat melalui program ketahanan pangan tidak bisa dicapai sendiri.
"Kolaborasi semua pihak sangat diperlukan agar implementasinya berhasil,” ujar Noviani.
Dukungan serupa juga disampaikan oleh Babinkamtibmas Desa Kalipait dari Polsek Tegaldlimo, Brigpol Renaldy Heri.
Ia mengajak semua pihak untuk terus menjaga sinergi demi keberhasilan program ini.
“Sinergitas yang sudah terjalin perlu dipertahankan.
"Bersama, kita dapat memastikan kelestarian hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Renaldy.
Kawasan hutan di Desa Kalipait dekat dengan Taman Buru Masigit Kareumbi (TMBK), area yang selama ini menjadi fokus konservasi lingkungan oleh Perhutani Banyuwangi Selatan.
Baca Juga: PEPC Bersama IDFoS dan Perhutani Libatkan Para Pihak Lakukan Konservasi Kawasan Hutan
Melalui program ini, diharapkan hasil panen dari pohon sukun, alpukat, dan petai dapat memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat setempat tanpa merusak kelestarian hutan.***
Artikel Terkait
Perhutani Kembali Gelar Kompetisi Foto Green Lens 2024, Total Hadiah Puluhan Juta
Kolaborasi PLN EPI, PLN IP, dan Perhutani Kembangkan Ekosistem Mangrove dan Hutan Biomassa di Tangerang
Komitmen Hijaukan Negeri, Perhutani Tanam 24,4 Juta Pohon di Musim Tanam 2024
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Perhutani dan Polda Jateng Tanam Jagung Bersama
Perhutani KPH Bogor Perkuat Sinergi Hadapi Bencana dan Gangguan Keamanan Hutan di BKPH Jasinga-Leuwiliang