Satgas Maritime Task Force (MTF) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXVIII-P akan menggantikan pasukan sebelumnya, yang telah menyelesaikan tugas selama 14 bulan.
Baca Juga: Negara-Negara Favorit untuk Menghabiskan Liburan Akhir Tahun di Luar Negeri
“Pemeliharaan ini bertujuan untuk memastikan KRI Sultan Iskandar Muda dalam kondisi prima sebelum memulai misinya ke Lebanon,” ujar Kolonel Laut (P) Widyo Sasongko, Kepala Dinas Penerangan Koarmada II.
Kapal ini akan melewati enam rute perjalanan, mulai dari Surabaya hingga Beirut, dengan melintasi jalur strategis seperti Terusan Suez dan Port Said di Mesir.
Keberangkatan KRI Sultan Iskandar Muda mencerminkan kesiapan TNI Angkatan Laut dan PT PAL Indonesia dalam mendukung misi internasional.
Baca Juga: Kisah Fani, Srikandi PLN Penuh Penjaga Cahaya Perayaan Natal dan Tahun Baru yang Penuh Senyum
Hal ini sejalan dengan amanat konstitusi untuk menjaga perdamaian dunia.
“PT PAL punya komitmen kuat untuk terus mendukung TNI AL dalam menjalankan misi-misi perdamaian, seperti yang diamanatkan oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto,” kata Sekretaris PT PAL Indonesia, Edi Rianto.
Sebagai perusahaan manufaktur maritim terbesar di Indonesia, PT PAL memiliki kapabilitas unggul dalam desain dan pembangunan kapal perang, kapal niaga, serta rekayasa umum.
PT PAL juga andal dalam perawatan dan perbaikan produk maritim, termasuk kapal selam dan produk energi serta elektrifikasi.***