trending

Setelah Satu Dekade, Inalum Kembali Cetak Penjualan Alumunium Tertinggi Sepanjang Sejarah

Minggu, 29 Desember 2024 | 19:30 WIB
Kinerja PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), tahun 2024 menjadi pencapaian terbaik sepanjang sejarah atau all-time high achievement. (DOK. Inalum)

Kabar BUMN - Kinerja anggota Grup BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), tahun 2024 menjadi pencapaian terbaik sepanjang sejarah.

Inalum mencapai All-Time High Achievement Supply Chain & Commercial Management 2024 serta All-Time High Production dengan kinerja produksi mencapai 265.546 kiloton (kT) per tanggal 22 desember 2024. Angka tersebut melampaui pencapaian tertinggi 2014 sebesar 264.474 kT.

Selanjutnya, penjualan aluminium Inalum juga mencapai level tertinggi sebesar 263.195 metric ton (MT), yang merupakan rekor tertinggi sejak 2013 di level 260.651 MT.

Baca Juga: Didukung INALUM, Tenun Batak Toba Karya Penyandang Disabilitas dari Desa Meat Tampil di Pameran Internasional di Jamaika

Inalum juga mampu meraih Quadrant 1 pada World-Class Smelter Cost Management dari Wood Mackenzie.

Adapun dari sisi cost leadership, Inalum telah berhasil menurunkan cash cost sebesar 9,5% sampai dengan 10%, yakni dari US$1.866/T pada kuartal III/2023 menjadi US$1.688/T pada kuartal III/2024.

Direktur Utama Inalum Ilhamsyah Mahendra sangat bersyukur langkah strategis yang dijalankan Inalum beberapa tahun terakhir mulai memberikan dampak positif pada kinerja perusahaan.

Baca Juga: Progres Smelter Alumina Mempawah Sudah 80%, INALUM Optimis Bisa Dioperasikan Akhir Tahun 2024

“Kami akan berupaya konsisten melanjukan inisiatif yang telah dicanangkan agar mampu melesat lebih tangguh lagi di masa depan,” katanya.

Ilham memaparkan kapasitas produksi Inalum mencapai 275.000 ton per 2024. Dengan Pot Upgrading dan Pot Optimalization, kapasitas produksi INALUM bisa sampai 300.000 ton di 2025-2026.

Inalum berencana untuk ekspansi smelter ke-2 dengan kapasitas 600.000 ton aluminium, dan smelter ke-3 dengan kapasitas 600.000 ton sehingga total kapasitas produksi aluminium mencapai 1,5 juta ton dalam 5 sampai 10 tahun ke depan.

Baca Juga: INALUM Raih Penghargaan di Ajang Indonesia Living Legends Companies Award 2024

Dengan langkah ini, Inalum berupaya untuk mencukupi kebutuhan pasar aluminium domestik yang mencapai 1 juta s.d 1,2 juta ton dengan pertumbuhan pasar 3% sampai 5% pa.

Di samping itu, permintaan aluminium global masih mengalami defisit pasokan sebesar 3 juta sampai 5 juta, sehingga menjadi kesempatan sangat baik untuk seluruh produksi aluminium global termasuk Inalum.

Halaman:

Tags

Terkini