Kabar BUMN – Sebagai langkah nyata mendukung program ketahanan pangan nasional, Perhutani melalui Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Telawa menyediakan lahan seluas 15,8 hektar.
Lahan ini disiapkan KPH Telawa bersama Polres Sragen, Dinas Pertanian Kabupaten Sragen, dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wono Makmur Desa Brojol Kecamatan Miri.
Lokasi ini berada di petak 14 A-1 RPH Juranggandul, BKPH Gemolong, dan resmi dimulai melalui kegiatan penanaman bersama pada Senin (6/1/2025).
Baca Juga: Bank Raya Gandeng Perhutani, Tawarkan Layanan Digital untuk Mitra dan Karyawan
Lahan tersebut dirancang sebagai pusat pengembangan komoditas pertanian jagung hibrida, dengan dukungan penuh dari pemerintah.
Petani hutan yang tergabung dalam LMDH Wono Makmur akan mendapatkan berbagai fasilitas, mulai dari benih, pupuk, obat-obatan, hingga sarana dan prasarana lainnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Wakil Administratur KPH Telawa, Pirmansyah; Kepala RPH Juranggandul, Mulyadi; Kabag SDM Polres Sragen, Kompol Mujiono; Kepala Bidang Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Sragen, Riyadi Nugroho; serta Ketua LMDH Wono Makmur, Jupri.
Baca Juga: Dukung Ketahanan Pangan, Perhutani dan TNI Tanam 2.500 Pohon di Banyuwangi
Dalam sambutannya, Pirmansyah menegaskan komitmen Perhutani dalam mendukung ketahanan pangan.
“Perum Perhutani mendukung sepenuhnya program pemerintah tentang ketahanan pangan ini.
"KPH Telawa telah menyiapkan lokasi untuk penanaman bersama sebagai bentuk kontribusi nyata,” ujarnya.
Sementara itu, Kabag SDM Polres Sragen, Kompol Mujiono, turut mengapresiasi inisiatif Perhutani.
“Kami sangat berterima kasih kepada KPH Telawa yang telah menyediakan lahan ini.