trending

Bio Farma dan BPOM Perkuat Sinergi dalam Menjaga Kesehatan Bangsa

Minggu, 19 Januari 2025 | 12:30 WIB
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dr. Taruna Ikrar (kiri) didampingi oleh Direktur Utama Bio Farma Group, Shadiq Akasya pada sesi kunjungan fasilitas produksi. (biofarma.co.id)

Kabar BUMN – Bio Farma, sebagai holding BUMN farmasi terkemuka di Indonesia, menerima kunjungan kerja dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di kantor pusatnya.

Kunjungan yang dipimpin oleh Kepala BPOM, Taruna Ikrar, ini bertujuan memperkuat sinergi dalam pengawasan produk farmasi dan riset bioteknologi.

Direktur Utama Bio Farma Group, Shadiq Akasya, bersama jajaran direksi menyambut rombongan dengan hangat.

Baca Juga: PLN Dukung Bio Farma Raih Sertifikasi WHO, Suplai Listrik Andal untuk Tingkatkan Produksi Vaksin

Dalam kunjungan tersebut, Kepala BPOM beserta rombongan meninjau fasilitas produksi Bio Farma.

Mereka mendapatkan penjelasan mendalam mengenai proses produksi vaksin, inovasi riset bioteknologi, serta implementasi sistem manajemen kualitas yang ketat.

Taruna Ikrar menyampaikan bahwa tugas BPOM adalah memastikan keamanan, kualitas, dan efikasi produk makanan serta farmasi di Indonesia.

Baca Juga: Bio Farma dan RS Awal Bros Tandatangani Kerja Sama Strategis untuk Meningkatkan Layanan Kesehatan

"Sebagai bagian dari program Asta Cita Pemerintah RI, BPOM berkomitmen memantapkan sistem pertahanan negara melalui produk farmasi berkualitas tinggi," ujarnya.

Taruna juga menegaskan bahwa Bio Farma merupakan mitra strategis BPOM dan pemerintah dalam menjaga ketahanan kesehatan bangsa.

"Dengan pengalaman lebih dari 134 tahun, Bio Farma terus berinovasi.

Baca Juga: Bio Farma Kirim 271.600 Vaksin Polio untuk Program Hibah Kesehatan ke Myanmar

"Kami berharap perusahaan ini dapat menghadirkan produk unggulan, seperti vaksin generasi baru dan portofolio farmasi yang lebih luas," tambahnya.

Direktur Utama Bio Farma Group, Shadiq Akasya, menekankan pentingnya inovasi untuk melindungi masyarakat dari ancaman kesehatan, termasuk penyakit pasca-pandemi.

Halaman:

Tags

Terkini