Kontribusi Pada Ketahanan Kesehatan Global: Bio Farma Sediakan 271,600 Vial Vaksin bOPV untuk Myanmar

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Sabtu, 21 Desember 2024 | 18:30 WIB
Pelepasan vaksin bOPV hibah secara simbolis. (DOK.Bio Farma)
Pelepasan vaksin bOPV hibah secara simbolis. (DOK.Bio Farma)

Kabar BUMN - Bio Farma mendukung inisiatif Pemerintah Indonesia dalam memperkuat ketahanan kesehatan dunia dengan menyuplai 271.600 vial vaksin bOPV (bivalent oral polio vaccine) tipe 1 dan 3.

Vaksin ini diserahkan dalam rangka program hibah vaksin dari LDKPI (Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional) Kementerian Keuangan RI kepada Pemerintah Myanmar.

Pelepasan bantuan vaksin bOPV tipe 1 dan 3 secara simbolis dilaksanakan oleh Direktur Pengelolaan dan Pelayanan Kefarmasian Kementerian Kesehatan RI, Agusdini Banun Saptaningsih, Direktur Utama LDKPI, Tormarbulang Lumbantobing, serta Direktur Asia Tenggara Kementerian Luar Negeri RI, Arifianto Sofiyanto.

Baca Juga: Poin Gembira Festival 2024: Rebut Mobil Mercedes Benz Sebelum Terlambat, Kuncinya Telkomsel Poin!

Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan Bio Farma dan berlangsung di Kantor Kementerian Keuangan RI, Jakarta, pada 19 Desember 2024.

Direktur Medis & Hubungan Kelembagaan Bio Farma, Sri Harsi Teteki mengatakan, vaksin yang diserahkan untuk Masyarakat Myanmar merupakan komintmen Bio Farma dalam mendukung pemberantasan polio secara global.

“Produk vaksin yang diserahkan kepada Pemerintah Myanmar ini merupakan komitmen Bio Farma dalam mendukung pemberantasan penyakit polio secara global, sekaligus memperkuat hubungan kerja sama dan kemanusiaan di Kawasan Asia Tenggara.

Baca Juga: Share Twibbon Hari Ibu 2024 di Media Sosial: Pilih Desain Bingkai Fotonya di Sini!

"Produk vaksin ini telah  telah memperoleh registrasi resmi dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) yang terjamin kualitas, keamanan dan efektivitasnya sesuai standar internasional," papar Sri Harsi.

Ia menambahkan, proses distribusi vaksin dilakukan melalui kerja sama yang baik dengan Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LDKPI), yang berperan penting dalam memastikan vaksin diterima dengan baik dan tepat sasaran kepada Pemerintah Myanmar.

Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya menyampaikan bahwa merupakan suatu kehormatan bagi Bio Farma untuk dapat berkontribusi pada Diplomasi Kesehatan Global.

Baca Juga: PDC Tingkatkan Kepatuhan Hukum Melalui Program Perlindungan Data Pribadi 2024

Penyediaan vaksin bOPV kepada warga Myanmar ini merupakan bentuk komitmen Bio Farma dalam meningkatkan akses vaksinasi di tingkat global.

"Kami merasa terhormat dapat membantu Pemerintah Indonesia dalam menjalankan program Diplomasi Kesehatan, utamanya dalam membantu negara sahabat yang sedang membutuhkan," kata Shadiq.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini