Kabar BUMN - Pada bulan Januari 2025, Petrokimia Gresik mendapatkan apresiasi tinggi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS di lingkungan kerjanya.
Perusahaan yang tergabung dalam holding Pupuk Indonesia ini menerima penghargaan Platinum dari Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, dalam acara Upacara Peringatan K3 Nasional yang digelar baru-baru ini.
Penghargaan ini diberikan atas komitmen dan partisipasi aktif perusahaan dalam menjalankan program "Pencegahan & Penanggulangan HIV-AIDS (P2HIV/AIDS) di Tempat Kerja."
Baca Juga: Penasaran dengan Pemenang Poin Gembira Festival 2024? Cek Tanggal Pengumumannya!
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo, mengungkapkan rasa terima kasih atas penghargaan yang diterima oleh perusahaan.
Dwi Satriyo menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kolaborasi yang solid antara karyawan, kontraktor, keluarga, dan masyarakat sekitar.
"Dalam implementasi program pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS, kami melibatkan semua pihak, termasuk karyawan, kontraktor, keluarga, dan masyarakat sekitar perusahaan," ujarnya.
Baca Juga: Loker BUMN: Dibuka Lowongan ANTARA untuk 3 Posisi Ini, Termasuk Jurnalis Video
Selain itu, Petrokimia Gresik juga mengedepankan kebijakan yang tidak melakukan stigmatisasi dan diskriminasi terhadap Orang dengan HIV-AIDS (ODHA).
Hal ini menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang inklusif dan mendukung bagi semua pihak yang terlibat dalam program tersebut.
Dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS, perusahaan tidak hanya mengandalkan kebijakan internal, tetapi juga melaksanakan berbagai kampanye dan sosialisasi yang melibatkan seluruh elemen di perusahaan.
Ini bertujuan agar dampak dari program ini lebih menyeluruh dan efektif, mencapai seluruh lapisan di perusahaan serta masyarakat sekitar.
Di saat yang bersamaan, Petrokimia Gresik juga merayakan Bulan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) dengan menggelar Upacara Peringatan K3 Nasional di Halaman GOR Tri Dharma, Gresik.