trending

Pupuk Kaltim Tandatangani Kontrak EPC Pembangunan Pabrik Soda Ash Pertama di Indonesia

Minggu, 26 Januari 2025 | 13:30 WIB
Pupuk Kaltim tandatangani kontrak EPC untuk pembangunan pabrik soda ash pertama di Indonesia yang diharapkan dapat mengurangi ketergantungan impor dan mendukung industri hijau. (Dok. Pupuk Kaltim)

Kabar BUMN - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) baru saja menandatangani kontrak Engineering, Procurement, and Construction (EPC) untuk pembangunan pabrik soda ash pertama di Indonesia.

Penandatanganan kontrak ini berlangsung di Kantor Perwakilan Jakarta Pupuk Kaltim pada Rabu, 22 Januari 2025.

Konsorsium yang terlibat dalam proyek ini meliputi PT TCC Indonesia Branch dan PT Enviromate Technology International.

Baca Juga: Punya Keterampilan Jadi Barista? BUMN Ini Sedang Membutuhkannya!

Direktur Utama Pupuk Kaltim, Budi Wahju Soesilo, menjelaskan bahwa pembangunan pabrik soda ash ini bertujuan tidak hanya untuk memberikan nilai tambah pada produk amonia, tetapi juga mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor.

Selain itu, proyek ini diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru dan meningkatkan daya saing industri dalam negeri di pasar global, sesuai dengan semangat Asta Cita pemerintah.

“Sebagai salah satu langkah awal menuju kemandirian industri nasional, pabrik ini siap menjadi pelopor dalam industri soda ash di Indonesia,” ujar Soesilo.

Baca Juga: Pengen Bikin Tahu Cabai Garam di Rumah? Ini Resep Mudahnya!

Pupuk Kaltim juga menekankan pentingnya prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam pembangunan pabrik ini.

Dalam memastikan kelancaran operasional, manajemen proyek akan dijalankan dengan efisien dan ketat untuk menjaga kualitas, keselamatan, serta ketepatan waktu.

Proses pelelangan proyek dilakukan dengan transparansi melalui sistem open tender, memastikan pemilihan kontraktor dengan pengalaman dan standar yang baik di bidangnya.

Baca Juga: Dorong Pekerja Sehat dan Produktif, WIKA Gedung Laksanakan Program Fit to Work di Bulan K3 Nasional

Soesilo menambahkan bahwa pembangunan pabrik soda ash ini juga sejalan dengan upaya mewujudkan industri hijau di Indonesia.

Penggunaan CO2 dalam proses produksi pabrik diharapkan memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan.

Halaman:

Tags

Terkini