trending

Bio Farma Perkuat Kerja Sama Global dengan Serum Institute of India, Bersama Percepat Eliminasi Tuberkulosis

Minggu, 2 Februari 2025 | 08:00 WIB
Bio Farma dan Serum Institute of India tandatangani kerja sama eliminasi tuberkulosis. (biofarma.co.id)

Kabar BUMN – Bio Farma, perusahaan farmasi terkemuka di Indonesia, resmi menjalin kerja sama strategis dengan Serum Institute of India (SII) untuk mempercepat upaya eliminasi tuberkulosis (TB).

Perjanjian kerja sama ini ditandatangani langsung oleh Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya, dan Deputy Director SII, Prasen Adya, dalam sebuah seremoni di India pada Sabtu (25/1/2025) lalu.

Acara ini turut disaksikan oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Komisaris Utama Bio Farma Tugas Ratmono, serta perwakilan dari SII, Parag Deshmukh.

Baca Juga: Bio Farma Group Rayakan Ulang Tahun ke-5 dengan Semangat Unleash the Resilience

Kerja sama ini berfokus pada pengembangan dan distribusi produk diagnostik TB, Cy-Tb, yang diharapkan dapat meningkatkan efektivitas deteksi TB laten di Indonesia.

Langkah ini sejalan dengan target Kementerian Kesehatan RI untuk mengeliminasi TB pada 2030.

Berdasarkan laporan terbaru Global TB Report 2024 yang dirilis oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Indonesia menempati peringkat kedua sebagai negara dengan kasus TB terbanyak di dunia, setelah India.

Baca Juga: Dibuka! Lowongan Magang BUMN di PT Bio Farma (Persero) untuk Posisi Pengembangan Korporasi

Kasus TB di Indonesia terus meningkat dalam periode 2020–2023, menjadikan kerja sama ini sebagai langkah strategis dalam menghadapi tantangan kesehatan global.

Melalui perjanjian ini, Bio Farma akan melanjutkan proses registrasi Cy-Tb sebagai metode uji kulit terbaru yang memiliki akurasi lebih tinggi dibandingkan PPD RT23, metode yang saat ini digunakan di Indonesia.

Keunggulan teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan deteksi dini TB laten, sehingga upaya eliminasi TB bisa lebih efektif.

Baca Juga: Tekan Angka Kanker Serviks, Bio Farma Salurkan 300 Dosis Vaksin HPV ke RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten

Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya, mengungkapkan bahwa hubungan kerja sama dengan SII telah terjalin sejak 2011 melalui ekspor bulk polio yang kemudian diproduksi SII menjadi vaksin polio siap pakai untuk kebutuhan global.

Hingga kini, kemitraan ini terus berkembang mencakup berbagai jenis vaksin seperti BCG, MR, Hepatitis B, pentavalen, heksavalen, dan malaria.

Halaman:

Tags

Terkini