Kabar BUMN - Barge Mounted Power Plant (BMPP) Nusantara-2 segera beroperasi untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat dan industri di Kolaka, Sulawesi Tenggara.
Pembangkit listrik terapung berkapasitas 60 Megawatt ini merupakan hasil produksi PT PAL Indonesia dan telah melewati serangkaian uji coba tahap akhir guna memastikan kinerja serta ketahanannya.
Uji coba ini menjadi langkah penting sebelum BMPP Nusantara-2 benar-benar bisa digunakan sebagai sumber listrik utama di wilayah tersebut.
Baca Juga: TASPEN Catat 100% Penyelesaian Klaim Sesuai Sasaran Mutu Sepanjang Tahun 2024
Pada 27–29 Januari 2025, BMPP Nusantara-2 menjalani uji sinkronisasi jaringan guna memastikan keselarasan sistem kelistrikan dengan jaringan darat yang dikelola PT PLN Indonesia Power.
Pengujian ini bertujuan untuk melihat kesiapan pembangkit listrik sebelum dioperasikan secara penuh atau melakukan backfeeding.
Berbagai peralatan juga diuji untuk menjamin keandalan sistem dalam mendistribusikan listrik dengan aman.
Baca Juga: Mulai Rp 260.000! DAMRI Resmi Buka Rute Purwakarta-Rajabasa via Cawang
Selain itu, BMPP Nusantara-2 turut menjalani uji Reliability Run (RR), di mana mesin dijalankan selama tiga hari berturut-turut tanpa henti guna menguji ketahanan operasionalnya dalam kondisi nyata.
Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod, menyatakan bahwa hasil uji coba menunjukkan performa BMPP Nusantara-2 yang sangat memuaskan.
“Hasilnya sangat menggembirakan. BMPP Nusantara-2 mampu menjalankan tugas dengan konsistensi tinggi."
Baca Juga: Simak! Jadwal Lengkap KAI Bandara Soetta-Manggarai untuk Bulan Februari 2025
"Hal ini menjadi wujud komitmen dan semangat PT PAL dalam menghasilkan produk putra putri bangsa untuk mewujudkan kemandirian dan Ketahanan Energi nasional,” ujarnya di Surabaya.
Selain menguji performa dan keandalan sistem, pengujian juga mencakup aspek keselamatan dengan melakukan fire system test.