trending

Presiden Prabowo Serahkan Senjata Buatan Pindad kepada Presiden Erdogan

Sabtu, 15 Februari 2025 | 18:30 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyerahkan senjata SS2-V4 A2 buatan PT Pindad kepada Presiden Turkiye, Erdogan, dalam kunjungan kenegaraan, menandai 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara. (Dok. PT Pindad)

Kabar BUMN - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyerahkan cendera mata istimewa kepada Presiden Turkiye, Recep Tayyip Erdogan, dalam kunjungan kenegaraan yang berlangsung di Istana Kepresidenan Bogor pada Rabu, 12 Februari 2025.

Cendera mata tersebut berupa senjata serbu SS2-V4 A2 buatan PT Pindad yang memiliki warna khusus chrome perak serta sebilah keris khas Indonesia.

Momen ini menjadi simbol kerja sama erat antara kedua negara yang telah terjalin selama 75 tahun.

Baca Juga: PT JIEP Buka Lowongan Magang BUMN, Mahasiswa dan Fresh Graduate Bisa Daftar

SS2-V4 A2 merupakan salah satu varian dari senapan serbu SS2-V4, senjata andalan yang digunakan oleh TNI dalam berbagai operasi dan kompetisi internasional.

Senjata ini telah membuktikan keunggulannya di berbagai ajang lomba tembak tingkat dunia, seperti AASAM dan AARM.

Dengan desain modern dan teknologi canggih, SS2-V4 A2 menjadi salah satu produk unggulan yang memperkuat industri pertahanan Indonesia.

Baca Juga: Komitmen Dukung UMKM Antarkan BRI Cetak Laba Rp60,64 Triliun di 2024

Senjata ini memiliki spesifikasi unggul dengan kaliber 5,56x45 mm NATO serta menggunakan sistem gas operated dan long-stroke piston.

Dengan berat tanpa magasen mencapai 3,83 kg dan panjang laras 500 mm, SS2-V4 A2 dirancang untuk memberikan akurasi tinggi dalam berbagai situasi tempur.

Dilengkapi dengan Picatinny Rail dan M-Lok Slot, senjata ini memungkinkan penambahan aksesori seperti teleskop dan alat bidik optik untuk meningkatkan efektivitas di medan pertempuran.

Baca Juga: Menghabiskan Akhir Pekan di Malang, Enaknya Mampir ke Pantai-pantai Eksotis Ini

Keunggulan lainnya adalah adanya Alat Bidik model Flip-Up serta Popor yang dapat dilipat dan diatur panjangnya, memberikan fleksibilitas bagi penggunanya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pertemuan ini bukan sekadar perayaan hubungan diplomatik.

Tetapi juga menandai komitmen bersama dalam memperkuat kerja sama di berbagai sektor, termasuk pertahanan.

Halaman:

Tags

Terkini