Baca Juga: ASDP Optimalkan Ferizy, Tiket Online untuk Lebaran Bisa Dipesan Lebih Awal
“Komitmen ini terus kami jalankan sepanjang BSI melakukan kegiatan bisnis dan operasional."
"Termasuk salah satu wujudnya dapat terlihat pada beberapa inisiatif hijau yang diluncurkan pada perayaan usia BSI ke-4,” ujar Bob.
Inovasi Digital Carbon Tracking
Baca Juga: Cegah Stunting, PT Timah dan AIMI Edukasi Siswa Pemali Boarding School
Dalam usianya yang ke-4, BSI telah meluncurkan Digital Carbon Tracking Initiative, menjadikannya sebagai bank syariah pertama yang memiliki sistem pencatatan dan perhitungan emisi karbon secara digital.
Langkah ini memungkinkan pemantauan jejak karbon yang lebih akurat di seluruh jaringan kantor BSI, menggantikan metode manual yang sebelumnya digunakan.
Melalui Digital Carbon Tracking, BSI dapat merekam data baseline emisi karbon yang dihasilkan dalam operasionalnya.
Baca Juga: Deadline Masih Lama! Ayo Magang di BUMN PT Perkebunan Nusantara I Regional 5, Cek Syaratnya!
Hal ini memungkinkan penyusunan roadmap untuk mendukung pencapaian target Net Zero Emission (NZE) Indonesia pada tahun 2060.
“Kami berharap Digital Carbon Tracking dapat menjadi kontribusi positif terhadap upaya pengurangan emisi yang selanjutnya akan berdampak nyata pada kelestarian lingkungan,” tambah Bob.
Langkah Nyata dalam Pengurangan Emisi Karbon
Baca Juga: Liburan ke Pantai Madasari, Jauh dari Keramaian, Dekat dengan Keindahan
Selain inovasi digital, BSI juga aktif dalam berbagai inisiatif hijau lainnya.
Bank ini telah menanam 50.000 pohon yang mampu menyerap 4.129 ton CO2e serta mengelola 70 unit mesin Reverse Vending Machine (RVM) untuk mendaur ulang botol plastik, yang membantu mengurangi 235 ton CO2e.
Di sektor transportasi, BSI terus meningkatkan operasional berkelanjutan dengan membangun Green Building Landmark BSI Aceh, memasang panel surya di berbagai outlet.
Baca Juga: Masih Bisa Didapatkan! Kartu Mandiri e-Money Transportasi X Tahilalats Tersedia di Livin' Sukha