trending

Makanan Khas Betawi, Cocok Dihidangkan Saat Lebaran

Senin, 24 April 2023 | 18:18 WIB
Makanan Khas Betawi, Cocok Dihidangkan Saat Lebaran

Kabar BUMN - Ada banyak makanan khas Betawi yang menarik dihidangkan saat lebaran. Dikenal memiliki cita rasa yang gurih dan lezat membuat setiap hidangan khas Betawi kerap menghiasi meja makanan di Hari Idulfitri.

Sudah menjadi tradisi di masyarakat Indonesia, setiap lebaran selalu menyajikan makanan khas yang lezat dan nikmat. Salah satu sajian lebaran yang kerap menghiasi meja makan orang Indonesia adalah makanan khas Betawi.

Kuliner Betawi dikenal dengan rasa yang beragam. Mulai dari rasa gurih, pedas, asin, manis, hingga asam. Tak heran kalau makanan khas Betawi kerap dipilih banyak orang sebagai sajian saat lebaran. Nah, bagi Anda yang bingung mau menyediakan apa saat lebaran, beriku makanan lebaran khas Betawi yang bisa jadi pilihan:

Nasi ulam

Makanan lebaran khas Betawi satu ini juga harus dihidangkan. Mirip nasi uduk, bedanya nasi ulam ditaburi bumbu dan rempah, yang dihidangkan bihun goreng, cumi asin goreng, telur dadar, hingga taburan kacang tanah. Dulunya, nasi ulam hanya disajikan untuk acara hajatan di daerah Kampung Melayu, Jatinegara saja. Kini nasi dengan cita rasa gurih ini bisa kita nikmati saat lebaran Idulfitri. 

Dodol betawi

Salah satu makanan lebaran khas Betawi yang bisa dipilih adalah dodol betawi. Makanan yang terbuat dari campuran santan, ketan, gula pasir, dan gula merah ini terkenal dengan proses pembuatannya yang lama, yakni dimasak di atas tungku selama 8 jam. 

Makanan ini dibuat secara bersama-sama oleh masyarakat Betawi. Karena dodol harus diaduk agar hasilnya matang sempurna. Berawal dari proses tersebut, dodol betawi melambangkan nilai kebersamaan dan silaturahmi di antara masyarakat.

Tape uli

Makanan lebaran khas Betawi berikutnya adalah tape uli. Tape terbuat dari ketan hitam yang difermentasi. Sementara, uli terbuat dari ketan putih yang sudah ditumbuk dan dibumbui santan. Tape memiliki cita rasa manis, asam, dan gurih. Ditambah tekstur uli yang kenyal dan gurih, membuat perpaduan ini makin sempurna. 

Konon, kita tidak boleh memasak tape uli dalam keadaan marah, menstruasi, dan berbicara saat proses fermentasi. Selain itu, kaum pria dan perempuan harus saling bekerja sama untuk memasak tape uli. Kalau tidak dilakukan dengan sungguh-sungguh, tape uli tidak akan tersaji dengan sempurna hingga berisiko gagal. 

Bluruk

Bluruk adalah manisan kolang-kaling khas Betawi. Selain memiliki rasa yang manis dan segar, makanan ini terasa kenyal saat dikunyah. Supaya lebih nikmat, kolang-kaling biasa disajikan dengan sirup, softdrink, atau es campur. 

Umumnya, bluruk terdiri dari beberapa warna, seperti merah, hijau, dan kuning. Warna-warna yang mencolok tersebut melambangkan budaya Betawi yang berani. Tidak heran kalau makanan ini selalu menjadi suguhan khas untuk menyambut tamu. Salah satunya pada saat perayaan Idulfitri.

Halaman:

Terkini