trending

SIBA Rajut, UMK Binaan PTBA Menimba Ilmu ke Industri Anyaman Terkemuka di Pati

Minggu, 2 Maret 2025 | 19:45 WIB
Kunjungan ke Syam’s Handicraft Gallery di Pati, Jawa Tengah memberikan banyak pelajaran berharga bagi Sentra Industri Bukit Asam (SIBA) Rajut. Siap berkreasi dan melangkah lebih jauh! (ptba.co.id)

Kabar BUMN - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) terus mendorong pertumbuhan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) binaannya.

Kali ini, PTBA mengajak Sentra Industri Bukit Asam (SIBA) Rajut untuk melakukan studi banding ke Syam’s Handicraft Gallery di Pati, Jawa Tengah.

Kunjungan pada 19–20 Februari 2025 ini menjadi kesempatan bagi anggota SIBA Rajut untuk belajar langsung dari industri anyaman terkemuka.

Baca Juga: BNI Catat Kenaikan Laba 9,7% di Januari 2025, Ditopang Pertumbuhan Kredit

Mereka menyaksikan bagaimana kerajinan tangan bisa berkembang menjadi produk bernilai tinggi yang mampu memberdayakan ratusan perempuan di daerah tersebut.

Tak hanya melihat proses produksi, peserta juga diajak menjelajahi beragam koleksi anyaman khas yang telah merambah pasar nasional hingga internasional.

Perjalanan kemudian berlanjut ke workshop dan pameran UMKM di Semarang, memperkaya wawasan berharga dari Syam’s Handicraft Gallery yang telah berkembang menjadi usaha anyaman terbesar di Jawa Tengah.

Baca Juga: Truntum Kuta Bali Hadirkan Paket Khusus untuk Merayakan Keheningan dan Kedamaian Nyepi di Bali

Ketua SIBA Rajut, Villy Villya, mengungkapkan apresiasinya kepada PTBA atas pengalaman berharga ini.

Menurutnya, Syam’s Handicraft Gallery memberikan banyak inspirasi, terutama dalam inovasi produk, pemberdayaan perempuan, dan penguatan ekonomi kreatif.

"Kami sangat terinspirasi dan berharap dapat menerapkan ilmu yang kami peroleh untuk membawa SIBA Rajut semakin maju, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga merambah pasar yang lebih luas, bahkan internasional," tegasnya.

Baca Juga: InJourney Dukung Kebijakan Penurunan Harga Tiket Pesawat Selama Ramadan dan Idul Fitri Tahun 2025

Sebagai informasi, SIBA Rajut merupakan salah satu UMK binaan PTBA yang beranggotakan 15 ibu rumah tangga dari desa-desa sekitar wilayah operasi perusahaan.

Dari awalnya hanya membuat tas belanja, kini mereka memproduksi benang ombre serta berbagai kerajinan seperti dompet, tas, sajadah, peci, dan taplak meja.

Halaman:

Tags

Terkini