trending

Kemhan Perkuat Komunikasi Pertahanan Lewat Press Tour ke PT Pindad

Minggu, 2 Maret 2025 | 20:00 WIB
Kementerian Pertahanan menggelar Press Tour ke PT Pindad guna memperkuat komunikasi strategis dan memperkenalkan inovasi terbaru di industri pertahanan. (Dok. PT Pindad)

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara Kemhan dan media dalam menyampaikan informasi yang membangun serta menumbuhkan rasa bangga terhadap produk dalam negeri.

Baca Juga: Rekrutmen PT SUCOFINDO Kantor Pusat Telah Dibuka: Tersedia Lowongan Ajun Auditor, Simak Syaratnya

“Tujuan kami melaksanakan Press Tour ini adalah sebagai tindak lanjut dari arahan Menhan untuk melakukan penataan dan penguatan manajemen informasi pertahanan."

"Kami akan selalu bersinergi untuk memberitakan yang konstruktif dan menumbuhkan kebanggaan produk nasional kita, karena sasarannya adalah bagaimana kita mengekspos competitiveness, pride dan dignity melalui produk2 anak bangsa."

"Harapannya semoga “bangga dengan produk Indonesia” bukan hanya sekadar jargon,” tutur Brigjen TNI Frega Ferdinand Wenas Inkiriwang.

Baca Juga: ITDC Perkuat Tata Kelola dengan Sertifikasi ISO 37001:2016 di The Golo Mori

Sebagai bagian dari kegiatan ini, rombongan media diajak melakukan plant tour ke Lapangan Tembak Selatan, di mana mereka dapat melihat berbagai senjata yang diproduksi PT Pindad serta mencoba performanya dengan sesi menembak.

Selanjutnya, mereka juga diperkenalkan dengan berbagai kendaraan tempur, termasuk Medium Tank Harimau, Anoa, Komodo, dan Maung, serta produk alat dan mesin pertanian (Alsintan) yang dikembangkan oleh perusahaan tersebut.

Di kesempatan yang sama, PT Pindad memperkenalkan inovasi terbarunya dalam bidang persenjataan, yaitu SS3-M1.

Baca Juga: Promo Tanggal Cantik! DAMRI Beri Diskon hingga Rp20 Ribu untuk Perjalanan dengan Rute Ini

Senapan serbu modular ini merupakan pengembangan dari seri SS1 dan SS2 yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan operasional modern.

Dengan berbagai inovasi ini, PT Pindad semakin membuktikan perannya dalam mendukung industri pertahanan nasional. ***

Halaman:

Tags

Terkini