Kabar BUMN – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi keuangan generasi muda dengan menggelar diskusi bertema 'Cerdas Mengatur Keuangan untuk Gen Z'.
Acara yang disponsori oleh BNI ini dihadiri oleh 100 mahasiswa dari 28 universitas dan perguruan tinggi di Indonesia.
Diskusi yang berlangsung di Jakarta ini menghadirkan narasumber berpengalaman, termasuk Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa dan SEVP Wealth Management BNI Steven Suryana, yang membagikan wawasan mengenai pengelolaan keuangan yang cerdas bagi Gen Z.
Baca Juga: BNI Catat Kenaikan Laba 9,7% di Januari 2025, Ditopang Pertumbuhan Kredit
Sebagai generasi yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012, Gen Z tumbuh di era digital yang memberikan akses luas terhadap informasi keuangan.
Menurut Steven Suryana, tingkat literasi keuangan generasi ini cenderung lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya.
Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah kecenderungan mencari hasil instan, termasuk dalam dunia investasi.
Baca Juga: Dukung Pelestarian Warisan Budaya Tenun, BNI Hadir di Peragaan Busana Cita Raya HIKAYAT
“Jangan berinvestasi karena FOMO (Fear of Missing Out), karena teman masuk ke dalam produk tertentu, terus ikutan tanpa mempelajari. Jangan maunya serba instan,” ungkap Steven.
Steven menekankan bahwa memahami dasar investasi sangat penting bagi Gen Z.
Mereka perlu mengetahui tujuan, risiko, dan keuntungan investasi dalam jangka panjang, serta memahami profil risiko sebelum memilih instrumen investasi yang sesuai.
Baca Juga: BNI Masuk Daftar 500 Perusahaan Terbaik Asia Pasifik Versi TIME
“Dalam memulai investasi tidak selalu harus dengan nominal yang tinggi.
"Bagi Gen Z yang ingin memulai investasi, bisa memilih instrumen investasi yang rendah risiko seperti reksa dana pasar uang,” katanya.