Kabar BUMN - Setelah 42 tahun menempati gedung lama di One Exchange Plaza, Floor 5, 55 Broadway, New York, NY 10006, PT Bank Negara Indonesia Tbk (Persero) (BNI) merelokasi Kantor Luar Negeri New York.
Kantor Luar Negeri (KLN) BNI kini berlokasi di One Liberty Plaza, Floor 27, 1 Liberty St., New York, NY 10006. Kantor tersebut ffektif beroperasi sejak 21 Januari 2025.
Direktur Wholesale and International Banking BNI Agung Prabowo mengungkapkan, relokasi KLN New York dilakukan sejalan dengan upaya BNI dalam meningkatkan layanan perbankan yang komprehensif di seluruh dunia, salah satunya wilayah Amerika dan Kanada.
Baca Juga: BNI Berikan Literasi Keuangan bagi Gen Z, Tekankan Investasi Cerdas Tanpa FOMO
“Setelah beroperasi sejak 1983 di kantor lama, sudah saatnya kami merelokasi BNI New York dengan konsep yang lebih modern,” kata Agung.
Agung menjelaskan, kantor baru tersebut dilengkapi dengan teknologi terkini dan infrastruktur yang mendukung operasional secara optimal dilengkapi empat meeting room dengan sarana digital yang menjamin konektivitas kepada global client.
Selain itu, terdapat tambahan jumlah working space dengan lingkungan kerja yang lebih modern, lokasi lebih strategis yang terkoneksi area World Trade Center (WTC) dan jaringan transportasinya, sehingga dapat meningkatkan produktivitas karyawan.
Baca Juga: BNI Catat Kenaikan Laba 9,7% di Januari 2025, Ditopang Pertumbuhan Kredit
BNI New York melayani berbagai aktivitas perbankan, di antaranya pemberian kredit baik berupa kredit investasi dan modal kerja ke bisnis korporasi dan komersial melalui sindikasi maupun bilateral.
BNI juga mengembangkan produk Diaspora Loan untuk mendukung kebutuhan pembiayaan para nasabah diaspora Indonesia di AS.
Diaspora Loan tersebut diberikan dengan persyaratan yang fleksibel, suku bunga yang kompetitif, dan dukungan transaksi internasional melalui sembilan kantor luar negeri yang tersebar di seluruh dunia.
Baca Juga: Dukung Pelestarian Warisan Budaya Tenun, BNI Hadir di Peragaan Busana Cita Raya HIKAYAT
Saat ini, BNI New York memiliki total pembiayaan lebih dari USD 800 juta melalui skema partisipasi ke dalam kredit sindikasi serta penyaluran pembiayaan ke berbagai diaspora Indonesia yang tersebar di AS dan Kanada.
Aktivitas perbankan lainnya antara lain bisnis treasury, pengiriman uang domestik maupun internasional kepada nasabah korporasi dan individu.