"Pada momen yang baik ini juga kami menyerahkan Maung MV3 Komando VVIP kepada Panglima TNI, Kapolri, dan Kepala Staf Angkatan,” ujar Sigit P. Santosa.
Baca Juga: Prediksi Tren Baju Lebaran 2025: Simpel, Elegan, dan Modern
Keberadaan Maung MV3 memiliki peran penting dalam meningkatkan kapabilitas operasional TNI-Polri, sekaligus memperkuat industri pertahanan nasional.
Produksi kendaraan taktis dalam negeri ini juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian nasional dengan menciptakan lebih banyak lapangan kerja di sektor manufaktur.
Teknologi yang digunakan pun menerapkan konsep dual use, sehingga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan militer maupun sipil.
Baca Juga: Bukit Asam Gelar Aksi Sosial Ramadan dan HUT ke-44, Ribuan Bantuan Disalurkan
Pada acara seremonial ini, kendaraan Maung MV3 berjajar rapi di Lapangan Udara Husein Sastranegara.
Sebanyak 150 unit Maung kemudian mengikuti kirab yang melibatkan masyarakat agar mereka dapat melihat dan merasakan langsung hasil karya industri pertahanan dalam negeri.
Bertepatan dengan hari pertama bulan Ramadhan, acara ini ditutup dengan buka puasa bersama yang melibatkan UMKM di sekitar Lanud.
Baca Juga: Kimia Farma dan Samsung Pharm Jalin Kerja Sama Strategis dalam Penyediaan Fasilitas Produksi
Maung MV3 sendiri merupakan inovasi yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo saat menjabat sebagai Menteri Pertahanan.
Arahan beliau terkait pengembangan kendaraan taktis dan operasional diwujudkan oleh PT Pindad melalui produksi Maung, yang kini telah mencapai generasi ketiga.
Kendaraan ini dirancang melalui tahapan desain, pengembangan, validasi, sertifikasi, hingga produksi massal secara mandiri oleh PT Pindad.
Baca Juga: Mudik Lebih Awal Bersama KAI, Dapatkan Diskon Tiket hingga 25%
Maung MV3 tersedia dalam beberapa varian, antara lain Maung MV3 Tangguh atau Spartan, Maung MV3 Jelajah dengan atap Soft Top, serta Maung MV3 Komando dengan atap Hard Top.