trending

PT Pertamina Hulu lndonesia Capai Kinerja Positif Tahun 2022 Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan

Kamis, 11 Mei 2023 | 07:45 WIB
PT Pertamina Hulu lndonesia Capai Kinerja Positif Tahun 2022 Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (Dok. Pertamina)

Baca Juga: Pertamina NRE Puas Dengan Pencapaian di Triwulan I. Tidak Hanya dari Pendapatan Saja, Juga dari Aspek Lainnya

Dalam aspek pemberdayaan masyarakat, terutama di wilayah operasi Perusahaan, PHI telah menjalankan 63 program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan atau Corporate Social Responsibility (CSR) sepanjang Tahun 2022. 

Program CSR PHI terdiri dari 11 program pendidikan, 11 program ekonomi, 10 program kesehatan, 6 program infrastruktur, 17 program lingkungan, serta 25 program studi dan bencana yang seluruhnya dimaksudkan untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

”Secara keseluruhan realisasi KPI PHI 2022 telah melampaui target dengan skor final mencapai 105,52%. Adapun dalam Tingkat Kinerja Keuangan Perusahaan tahun 2022, PHI kembali mendapatkan kategori Sehat AA,” jelas Chalid.

PHI menerapkan beragam inisiatif sehingga mampu meningkatkan kinerja operasi dan bisnis perusahaan dan menghemat jutaan dollar.

Baca Juga: Pertamina EP Prabumulih Field Gelar Sosialisasi dan Syukuran Tajak Sumur OGN-A15 dan OGN-A20

Salah satu yang dilakukan adalah pemanfaatan material ex terminasi atau disingkat Maxter.

Maxter merupakan bagian dari program optimasi biaya di Subholding Upstream Pertamina atau yang lebih dikenal dengan nama OPTIMUS (Optimization Upstream).

Program ini bertujuan untuk mengurangi persediaan material sisa terminasi yang dapat dimanfaatkan kembali dalam berbagai proyek dan kegiatan operasi.

“Hingga Desember 2022, kami berhasil merealisasikan penggunaan material ex terminasi melalui Maxter ini bernilai USD 32,35 juta, setara dengan 137,96% dari target RKAP,” papar Chalid.

Baca Juga: Dari Desa Wisata hingga UMKM, Program Pemberdayaan Pertamina Tampil di ASEAN Summit 2023

Selain itu, Chalid menambahkan bahwa Perusahaan mencatatkan kinerja positif dalam sinergi perseroan.

”Sinergi kontrak dengan anak perusahaan dan afiliasi Pertamina lainnya menghasilkan value creation sebesar USD 266 juta, serta LPG Optimisation Project (LPO) dengan kilang PT Badak mendapat value creation sebesar USD 35,7 juta,” imbuh Chalid.

Di tahun 2022, PHI juga berhasil mencetak beragam prestasi dan penghargaan, antara lain Patra Karya Raksa Tama I untuk Kategori Pembinaan Keselamatan Kerja Migas dan Patra Nirbhaya Karta Utama Adinugraha II kepada Pertamina Hulu Mahakam (PHM) dari Kementerian ESDM, 2 Proper Emas dan 1 Proper Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Invention Thailand Awards for The Best International Invention & Innovation, Special Awards Chinese Innovation and Invention Society Taiwan kepada IP SALUT kepada PHM serta Seoul International Invention Fair (SIIF) 2022: Gold Prize, Special Prize Masaei Women’s Charitable Association Saudi Arabia kepada Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT).

Baca Juga: Dukung Pengembangan Wisata, Kilang Pertamina Balongan Salurkan Bantuan untuk Desa Sindang Indramayu

Halaman:

Tags

Terkini