trending

PLN EPI Resmi Bentuk PT Sulawesi Maluku LNG untuk Proyek Gasifikasi, Dukung Transisi Energi Nasional

Kamis, 13 Maret 2025 | 13:30 WIB
PLN EPI bersama konsorsium mitra strategis resmi menandatangani Akta Pendirian PT Sulawesi Maluku LNG pada Senin (10/3). (plnepi.co.id)

Kabar BUMN – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) bersama konsorsium mitra strategis resmi menandatangani Akta Pendirian PT Sulawesi Maluku LNG pada Senin (10/3).

Perusahaan ini dibentuk untuk menjalankan proyek gasifikasi pembangkit listrik di Klaster Sulawesi Maluku, sebagai bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur LNG guna mendukung target Net Zero Emission (NZE) pada 2060.

Direktur Utama PLN EPI, Iwan Agung Firstantara, menegaskan bahwa gasifikasi merupakan langkah strategis dalam transisi energi.

Baca Juga: Gelar Webinar Bagi Pegawai Laki-laki, PLN EPI Bahas Peran Ayah dalam Keseimbangan Hidup

Proyek ini bertujuan menggantikan penggunaan BBM berbasis impor dengan LNG (Liquefied Natural Gas) domestik, yang lebih ramah lingkungan serta dapat memperkuat ketahanan energi nasional.

"PLN EPI sebagai Subholding PLN memiliki peran utama dalam memastikan pasokan energi primer yang andal untuk pembangkit PLN Group.

"Dengan proyek gasifikasi ini, kami ingin mengoptimalkan peran gas sebagai energi transisi yang lebih ramah lingkungan," ujar Iwan.

Baca Juga: PLN EPI Dorong Kreativitas Lokal melalui Pelatihan Batik Ecoprint di Gunungkidul

Ia menambahkan, penandatanganan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan panjang proyek gasifikasi.

"Alhamdulillah, hari ini kita mencapai milestone penting, yaitu tanda tangan anggaran dasar untuk pembentukan Special Purpose Company (SPC).

"Ini menjadi tanda bahwa entitas hukum proyek ini telah berjalan, sehingga seluruh kegiatan terkait akan dikelola dengan lebih terstruktur di bawah PT Sulawesi Maluku LNG," kata Iwan dalam sambutannya.

Baca Juga: Peringati Hari Kanker Sedunia, PLN EPI Ajak Perempuan Deteksi Dini Kanker

Saat ini, Indonesia hanya memiliki enam terminal regasifikasi LNG yang mayoritas berada di wilayah barat, sementara sumber pasokan utama berasal dari Bontang dan Tangguh.

Oleh karena itu, pengembangan infrastruktur LNG di Sulawesi dan Maluku menjadi prioritas untuk meningkatkan distribusi gas, terutama di wilayah timur Indonesia.

Halaman:

Tags

Terkini