trending

Tarif Kereta Lebih Terjangkau, KAI Manfaatkan BBM Subsidi untuk Dukung Mudik Lebaran 2025

Sabtu, 5 April 2025 | 10:30 WIB
KAI manfaatkan BBM subsidi untuk tarif kereta lebih murah saat mudik Lebaran 2025, dengan okupansi tinggi dan jutaan tiket sudah terjual. (kai.id)

Hingga 4 April 2025 pukul 07.00 WIB, tercatat sebanyak 4.003.411 tiket telah terjual, atau sekitar 87% dari kapasitas yang disediakan.

Baca Juga: Museum Kereta Api Ambarawa Hadirkan Eduwisata Seru dan Interaktif untuk Anak, Harga Tiketnya Beragam

Tiket KA Jarak Jauh mendominasi penjualan dengan total 3.431.436 tiket terjual dan tingkat okupansi mencapai 100%.

Sementara itu, KA Lokal mencatat penjualan 571.975 tiket atau 50% dari kapasitas. Kumulatif penumpang sejak 21 Maret hingga 3 April 2025 mencapai 2.829.610 orang.

Anne juga mengungkapkan bahwa okupansi KA Jarak Jauh melebihi 100% disebabkan oleh adanya penumpang dinamis, yaitu mereka yang naik dan turun di stasiun-stasiun antara.

Baca Juga: Kejutan Telkomsel, Poin Pelanggan Bisa Ditukar Hadiah Mewah Lewat Undi-Undi Hepi

“Tingginya okupansi KA Jarak Jauh PSO juga mencerminkan manfaat BBM subsidi yang dirasakan masyarakat melalui tarif kereta api yang lebih terjangkau,” jelasnya.

Tren arus balik menunjukkan peningkatan signifikan sejak awal April. Pada 1 April, tercatat 252.898 penumpang, meningkat menjadi 274.186 pada 2 April, dan sedikit turun menjadi 274.068 pada 3 April.

Hari ini, 4 April hingga pukul 07.00 WIB, sudah ada 227.112 orang tercatat akan melakukan perjalanan menggunakan kereta api. Jumlah tersebut bahkan melampaui puncak arus mudik pada 28 Maret yang mencapai 215.564 penumpang.

Baca Juga: Simak! Jadwal Lengkap Walk In Interview KAI Services untuk Posisi Pramugara dan Pramugari

“KAI memperkirakan puncak arus balik akan terjadi pada 6 April 2025 (H+5) dengan jumlah penumpang mencapai 267.613 orang. Oleh karena itu, KAI mengimbau masyarakat yang belum memiliki tiket untuk segera melakukan pemesanan agar mendapatkan jadwal perjalanan yang sesuai,” ujar Anne.

Ia menambahkan, adanya subsidi BBM membuat tarif kereta lebih terjangkau, memungkinkan masyarakat mudik dengan nyaman tanpa beban biaya tinggi.

“Dengan adanya alokasi BBM subsidi yang meningkat pada tahun ini, tentunya semakin memperkuat peran KAI sebagai penyedia transportasi publik yang terjangkau dan andal bagi masyarakat,” tutupnya. ***

 

Halaman:

Tags

Terkini