Namun, di balik dedikasi itu, tersimpan rindu yang dalam.
Baca Juga: SIBA Rajut, UMK Binaan PTBA Menimba Ilmu ke Industri Anyaman Terkemuka di Pati
Idham sudah enam bulan tak pulang ke Bogor.
Ia sangat merindukan momen Lebaran bersama keluarga, terutama masakan sang ibu.
"Kalau Lebaran, tentu orang tua yang paling saya rindukan.
Baca Juga: Bidiksiba Bukit Asam (PTBA): Kesempatan Kuliah Gratis bagi Siswa/i Prasejahtera
"Biasanya ibu masak opor dan sambal goreng hati pada saat Lebaran," tuturnya.
Cerita serupa juga datang dari Deddi Pradana Putra, Supervisor Penanggulangan Kecelakaan & Kebakaran PTBA.
Tahun ini, Deddi juga memilih tetap bekerja demi mendukung operasional tambang di masa libur Lebaran.
Baca Juga: PTBA Jual 42,9 Juta Ton Batu Bara di Tahun 2024, Tembus Rekor!
"Saya memilih tidak pulang karena saya ingin menjaga kesiapsiagaan kita di hari raya.
"Saya ingin mendukung kegiatan operasi dan produksi agar tetap berjalan dengan baik di masa Lebaran," tegas Deddi.
Sudah setahun ia tak kembali ke kampung halaman di Bangkalan, Madura.
Baca Juga: Ringankan Beban Warga, PTBA Bantu Korban Banjir Bandar Lampung
Rasa rindu terhadap suasana Lebaran bersama keluarga dan ketupat buatan sang ibu harus ditahan.