Kabar BUMN – Libur Lebaran 2025 membawa angin segar bagi LRT Jabodebek.
Selama 15 hari masa Angkutan Lebaran, terhitung sejak 21 Maret hingga 4 April 2025, tercatat sebanyak 751.015 penumpang telah menggunakan layanan transportasi modern ini.
Angka tersebut mengalami lonjakan signifikan sebesar 32,72% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yang mencatatkan 565.848 penumpang.
Baca Juga: Angkutan Lebaran 2025 Padat, LRT Jabodebek Sukses Antar Ratusan Ribu Penumpang
Selama periode tersebut, LRT Jabodebek mengoperasikan sebanyak 4.530 perjalanan, menghadirkan konektivitas yang andal dan efisien bagi masyarakat yang hendak bersilaturahmi maupun berwisata.
“Peningkatan ini menunjukkan kepercayaan masyarakat yang semakin tinggi terhadap layanan LRT Jabodebek.
"Selain sebagai moda penghubung antarmoda seperti kereta bandara dan kereta cepat, LRT Jabodebek juga menjadi pilihan masyarakat untuk menjangkau berbagai lokasi wisata selama masa libur Lebaran,” ujar Executive Vice President LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi.
Baca Juga: Pecah Rekor! LRT Jabodebek Catat Pengguna Harian Tertinggi, Semakin Diminati Masyarakat
Tiga stasiun terpadat selama periode tersebut adalah Stasiun Dukuh Atas BNI dengan 235.583 pengguna, Harjamukti 182.626 pengguna, dan Cikoko 122.524 pengguna.
Ketiga stasiun ini memang menjadi titik vital karena terhubung dengan pusat kota, berbagai destinasi wisata, serta moda transportasi lainnya.
Demi menunjang mobilitas tinggi masyarakat selama libur panjang, LRT Jabodebek menerapkan pola operasional akhir pekan mulai 28 Maret hingga 7 April 2025.
Baca Juga: Kurangi Emisi, Pilih LRT Jabodebek untuk Perjalanan Nyaman dan Lebih Hijau
Dengan tarif yang tetap terjangkau, yaitu mulai dari Rp5.000 hingga maksimal Rp10.000, layanan ini beroperasi sebanyak 270 perjalanan per hari.
“LRT Jabodebek hadir sebagai solusi transportasi yang bebas macet, ramah lingkungan, dan terintegrasi.