"Puncaknya pada Senin, 7 April (H+6 lebaran) sebanyak 20.535 pemudik tiba di Semarang dari dua stasiun."
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Buka Pertashop di Konawe Utara, Gantikan SPBU yang Masih Diperbaiki
"Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat yang melakukan mudik dari Semarang telah kembali ke kota ini setelah perayaan lebaran di kampung halaman," ujar Anne.
Tidak hanya melayani perjalanan jarak jauh, kedua stasiun tersebut juga menjadi titik keberangkatan dan kedatangan untuk kereta api jarak dekat dan menengah.
Beberapa rute populer seperti KA Blora Jaya ke Cepu, KA Banyubiru ke Solo, dan KA Kaligung ke Tegal hingga Brebes turut menghubungkan Semarang dengan wilayah sekitar.
Baca Juga: Tiket Kereta Diskon 25% Siap Jadi Jalan Pulangmu, Mudik Belakangan Tetap Hemat
KA aglomerasi seperti Joglosemarkerto pun mendukung konektivitas antarkota di Jawa Tengah dan sekitarnya.
Keunggulan Semarang sebagai simpul transportasi juga ditunjang oleh kemudahan akses dari dan ke stasiun.
Penumpang bisa melanjutkan perjalanan dengan mudah karena kedua stasiun ini terhubung langsung dengan halte Bus Trans Semarang. Konektivitas ini mendukung kelancaran arus mudik dan balik yang lebih efisien.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Buka Pertashop di Konawe Utara, Gantikan SPBU yang Masih Diperbaiki
Secara historis, Semarang punya peran penting dalam sejarah perkeretaapian Indonesia. Jalur kereta api pertama di Tanah Air dibangun di kota ini pada 1864 dan mulai beroperasi pada 1867.
Selain itu, bangunan ikonik Lawang Sewu yang dulunya merupakan kantor pusat administrasi kereta api, kini menjadi salah satu destinasi wisata bersejarah di Semarang.
“Kepadatan penumpang di dua stasiun yang berada di Kota Semarang menjadi bukti kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api."
Baca Juga: Tiket Kereta Diskon 25% Siap Jadi Jalan Pulangmu, Mudik Belakangan Tetap Hemat
"KAI akan terus beradaptasi dan mendengarkan kebutuhan pelanggan untuk menghadirkan solusi transportasi yang semakin prima, menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat dengan solusi yang aman, nyaman, dan relevan di masa depan,” tutup Anne. ***