"Harapannya, kita punya satu road map beberapa tahun ke depan, di mana InJourney Group betul-betul jadi satu perusahaan yang fokus untuk improvement di esg dan sustainability,” lanjutnya.
Pentingnya kolaborasi lintas divisi dan kesadaran kolektif dalam mengimplementasikan ESG juga ditegaskan oleh Pgs Corporate Secretary Group Head, Destantiana Nurina.
“Terutama bagi kita pengelola situs warisan budaya yang memiliki posisi penting dalam menjaga nilai-nilai bersejarah, lingkungan dan keberlangsungan sosial ekonomi masyarakat di sekitar kita,” jelasnya.
Sementara itu, Operation & HSSE Group Head IDM, Leonardus Adityo Nugroho, melihat FGD ini sebagai titik awal strategis dalam membangun rencana kerja ESG yang konkret dan menyatu dengan nilai-nilai perusahaan.
Baca Juga: Libur Lebaran 2025, InJourney Hospitality Catat Lonjakan Okupansi Hotel hingga 91,7%
“Kami berharap melalui forum ini akan lahir masukan-masukan berharga, pandangan yang konstruktif, dan sinergi antar pemangku kepentingan.
"Sehingga road map ESG ini benar-benar mampu menjadi panduan yang strategis bagi perjalanan penerapan ESG perusahaan ini ke depannya,” pungkas Leonardus.
Dengan semangat kolaboratif dan tujuan keberlanjutan yang jelas, InJourney Group optimistis dapat menjadi pelopor praktik ESG di sektor pariwisata nasional, sekaligus menjaga warisan budaya untuk generasi mendatang.***