"Kapal operasional ini merupakan elemen vital untuk mendukung seluruh aktivitas pelestarian yang dijalankan kelompok Karaka."
Baca Juga: Telkomsel Enterprise Raih Penghargaan Internasional Berkat Kampanye #PastiAdaSolusi
"Mulai dari pemantauan terumbu karang, kegiatan transplantasi, pembuatan dan pemasangan media terumbu buatan, hingga patroli kawasan konservasi yang semuanya membutuhkan akses laut memadai," terang Lendl.
Proses pembuatan kapal melibatkan pengrajin lokal Bontang Kuala, dengan pengerjaan yang dimulai sejak Februari 2025.
Desain kapal disesuaikan dengan kebutuhan operasional di lapangan dan akhirnya resmi diluncurkan ke laut pada 17 April 2025 sebagai langkah maju program konservasi.
Baca Juga: 5 Destinasi Wisata di Gunungkidul Selain Pantai, Bisa Jadi Pilihan Kalau Sudah Bosan Main ke Pesisir
"Dengan melibatkan pengrajin kapal Bontang Kuala, proses ini tidak hanya memberdayakan ekonomi lokal, tapi juga memastikan bahwa desain kapal benar-benar sesuai dengan kebutuhan konservasi," ucap Lendl.
Pupuk Kaltim berkomitmen terus mendukung pemberdayaan masyarakat dan pelestarian ekosistem secara berkelanjutan melalui kolaborasi yang erat.
Dengan demikian, ekosistem pesisir Bontang dapat terus menjadi sumber kehidupan yang berharga, tidak hanya untuk masa kini tetapi juga untuk masa depan.
"Pupuk Kaltim percaya, menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Melalui bantuan ini, kami ingin menunjukkan bahwa kolaborasi antara industri dan masyarakat bisa melahirkan solusi nyata untuk tantangan lingkungan," tambah Lendl.
Perwakilan Kelompok KARAKA Bontang Kuala, Yusta, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pupuk Kaltim atas dukungan yang telah diberikan.
Ia menuturkan bahwa kapal operasional ini akan sangat membantu memperluas cakupan aktivitas konservasi yang dilakukan kelompoknya.
Selama ini, kelompok KARAKA sudah menjalankan beragam kegiatan, mulai dari monitoring rutin terumbu karang, pelaporan kerusakan, hingga transplantasi terumbu dan pembuatan media buatan dari bahan ramah lingkungan seperti beton.