“Program ini sangat relevan dan tepat sasaran dalam mendorong optimalisasi pelayanan kesehatan masyarakat, mengingat pentingnya peran driver ambulans di tiap layanan kesehatan agar lebih cepat tanggap,” ucap Dina.
Baca Juga: EFK Dukung Pendidikan Inklusif Lewat Program Edukasi Sobat Bumi
Dina juga menambahkan bahwa pelatihan ini memperkuat peran sopir ambulans dalam sistem layanan medis, yang selama ini kerap dianggap sekadar pelengkap.
“Jika driver ambulans bisa memberikan pertolongan pertama dengan benar, maka peluang hidup pasien gawat darurat akan lebih tinggi sebelum tiba di rumah sakit,” terangnya.
Salah satu peserta, Syafruddin, menyatakan antusiasmenya mengikuti pelatihan tersebut. Ia mengaku baru menyadari betapa pentingnya pemahaman terhadap teknik dasar pertolongan pertama.
Baca Juga: EFK Dukung Pendidikan Inklusif Lewat Program Edukasi Sobat Bumi
"Setelah ikut pelatihan ini, saya sadar bahwa kita bisa berperan lebih banyak membantu pasien dengan pertolongan awal secara cepat dan tepat."
"Terima kasih telah memberikan kesempatan bagi kami untuk meningkatkan kapasitas diri, guna memaksimalkan pelayanan ke depannya," ujar Syafruddin. ***