Khusus untuk pupuk, tercatat terjadi lonjakan 155% dengan total 9.120 ton pada April 2025 dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 3.570 ton.
Pertumbuhan ini mencerminkan efektivitas kereta api dalam memperkuat mata rantai pasok komoditas strategis masyarakat.
Baca Juga: KAI Apresiasi Dukungan Stakeholder dan Mitra dalam Pengamanan Aset Negara
Distribusi pupuk dan kebutuhan pertanian yang efisien akan berdampak langsung pada kestabilan harga pangan dan keberlanjutan sektor agrikultur.
KAI akan terus memperluas jangkauan layanan retail, termasuk membuka lebih banyak stasiun sebagai titik layanan angkutan barang.
Dengan tarif yang kompetitif, ketepatan waktu, dan keamanan pengiriman, KAI optimis mampu menarik lebih banyak pelanggan dari sektor individu dan UMKM.
“Angkutan retail adalah bukti nyata bahwa kereta api hadir untuk semua. Kami percaya, semakin inklusif layanan logistik, semakin cepat pula pertumbuhan ekonomi masyarakat dari akar rumput,” tutup Anne.***