Kabar BUMN - Beberapa hari lalu, suasana damai menyelimuti kawasan Candi Borobudur, Magelang, saat Kagyu Monlam ke-15 digelar di Taman Lumbini (2/5).
Puluhan Bhikkhu sangha bersama ratusan umat Buddha aliran Vajrayana dari dalam dan luar negeri berkumpul untuk memanjatkan doa demi kedamaian dan kesejahteraan dunia.
Acara yang berlangsung selama tiga hari ini turut menyambut perayaan Tri Suci Waisak tahun 2025.
Baca Juga: PT Pindad Gandeng Perusahaan Asal Korea Selatan untuk Proyek Mobil Nasional dan Bus Listrik
Umat dari Malaysia, Singapura, Thailand, Brunei, hingga berbagai daerah di Indonesia hadir dalam kegiatan spiritual yang telah menjadi tradisi tahunan sejak lima belas tahun terakhir.
Kegiatan dibuka dengan pelepasan satwa (fangshen) dan pemberian santunan kepada dhuafa, sebagai wujud kasih dan kepedulian.
Dilanjutkan dengan pengambilan sila Atthasila, pembacaan puja-puja suci seperti puja Aksobhya, puja Tara, dan puja Dharmapala.
Commercial Group Head Taman Wisata Borobudur AY Suhartanto mengatakan, gelaran di tahun ke-15 ini sesuai dengan pengembangan Borobudur ke depan, yang dipusatkan menjadi pusat penyelenggaraan aktivitas spiritual serta seni budaya lokal.
“Saat ini Borobudur memang dikhususkan untuk aktivitas-aktivitas budaya, aktivitas spiritual. Penyelenggaraan ini sudah lima belas tahun di candi borobudur.
"Mudah-mudahan menjadi doa dan kegiatan ini bisa menjadi keberkahan bagi kami, bagi masyarakat borobudur semua dan bapak-ibu semuanya,” jelasnya saat membuka kegiatan Kagyu Monlam ke-15.***