Pada kesempatan tersebut, dilakukan pula akad kredit secara simbolis oleh tiga orang PMI.
Sementara itu, sebanyak 90 PMI lainnya dari berbagai negara seperti Hong Kong dan Taiwan turut mengikuti acara secara virtual, menandakan antusiasme yang tinggi terhadap program ini.
Upaya ini dinilai sebagai bukti bahwa pemerintah dan sektor keuangan tidak hanya menghargai kontribusi PMI sebagai pahlawan devisa, tetapi juga berupaya menciptakan kesejahteraan jangka panjang bagi mereka.
Dengan kerja sama ini, diharapkan sektor perumahan dapat berperan besar dalam menciptakan pembangunan yang inklusif dan adil di Indonesia. ***