trending

Mandalika Jadi Sorotan Dunia Lewat Diplomasi Rasa di Indonesia Gastrodiplomacy Series 2025

Rabu, 14 Mei 2025 | 07:30 WIB
Mandalika jadi panggung utama Indonesia Gastrodiplomacy Series 2025, pertemukan kuliner NTB, UMKM, sport tourism, dan peluang investasi global. (Dok. ITDC)

Aktivitas ini menjadi media efektif untuk menyampaikan nilai-nilai budaya Indonesia kepada dunia secara langsung dan menyentuh.

Baca Juga: Loker Pengemudi DAMRI Masih Dibuka, Syarat Pendidikan Minimal SMA/SMK Sederajat dengan Batas Usia Maksimal 40 Tahun

Staf Ahli Menlu, Duta Besar R. Heru Hartanto Subolo menegaskan bahwa program ini adalah bagian nyata dari semangat Indonesia Incorporated.

"Inisiatif ini menunjukkan pentingnya kolaborasi dan sinergi dalam meningkatkan visibilitas dan daya saing Indonesia dalam skala global," ungkapnya.

Hal ini menunjukkan bahwa diplomasi tidak hanya melalui lobi dan perjanjian, tetapi juga lewat pengalaman dan cita rasa.

Baca Juga: Liburan ke Yogyakarta, Jangan Lupa Berburu Kuliner Khasmnya, Ini 7 Makanan yang Wajib Dicicipi di Kota Gudeg

IGS 2025 juga menjadi ajang promosi UMKM lokal, menampilkan produk-produk unggulan seperti tenun Dharmasetya Artshop, kerajinan Ketak dari Purnama Shop, dan kopi dari Kaki Rinjani Coffee Group.

Bersamaan dengan itu, Tim Komersial ITDC turut mempresentasikan berbagai peluang investasi di kawasan The Mandalika, dengan infrastruktur memadai, regulasi yang mendukung, dan potensi kolaborasi di sektor pariwisata serta ekonomi hijau.

Menariknya, gelaran ini turut disinergikan dengan ajang GT World Challenge Asia 2025.

Baca Juga: Nikmati Rute Wisata Baru! DAMRI Layani Yogyakarta–Semarang via Borobudur Mulai Rp70 Ribu

Para delegasi diajak merasakan langsung sensasi sport tourism di sirkuit internasional Mandalika, termasuk pengalaman menjajal lintasan balap. Hal ini menegaskan kolaborasi strategis antara promosi destinasi, sport event, dan diplomasi internasional.

Dengan kehadiran IGS 2025, ITDC memperkuat peran Mandalika sebagai poros baru pariwisata Indonesia yang mengedepankan sinergi budaya, lingkungan, dan peluang ekonomi global.

Momen ini membuktikan bahwa kekuatan diplomasi juga bisa disajikan dalam bentuk rasa. ***

Halaman:

Tags

Terkini