Salah satu perhatian utama dalam forum ini adalah pengoptimalan aplikasi PLN Mobile sebagai kanal transaksi digital.
Saat ini, dari sekitar dua miliar transaksi tahunan, baru sekitar 20 juta transaksi yang dilakukan melalui aplikasi tersebut.
Angka ini menunjukkan potensi besar yang masih bisa dikembangkan untuk mempercepat transformasi digital yang efisien dan transparan.
Untuk memastikan bahwa langkah transformasi digital berjalan nyata dan terukur, Ari Rahmat Indra Cahyadi juga melakukan kunjungan kerja ke Bangkalan, Madura.
Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung implementasi teknologi Smart Meter AMI (Advanced Metering Infrastructure) yang sedang diuji coba.
Dengan semangat kolaboratif yang kuat, CRB di Madiun menjadi bukti komitmen PLN Group dalam menghadapi tantangan industri, menciptakan peluang pertumbuhan pendapatan baru, memperkuat layanan digital, serta mempertegas posisi PLN sebagai motor penggerak transisi energi nasional menuju masa depan yang lebih cerdas, efisien, dan berkelanjutan.***