trending

Dampak Ekonomi dari Waisak, Warga Borobudur Kebanjiran Berkah

Minggu, 18 Mei 2025 | 11:45 WIB
Perayaan Waisak 2569 BE di Candi Borobudur, Magelang.

“Pada hari biasa mungkin seminggu hanya aktif tiga hari, tapi saat Waisak bisa sampai dua minggu dan setiap hari pasti ada yang jalan,” ujar Koordinator Komunitas VW Safari Fantasy Borobudur Heru Purwanto.

Baca Juga: Lulusan SMA Bisa Kerja di BUMN? Ini Peluang Jadi Aviation Security di Bandara Soetta!

Perajin sandal upanat juga ikut kecipratan berkah dengan meningkatnya permintaan produk khas ini.

Tak hanya itu, relokasi pedagang ke Kampung Seni Borobudur membawa angin segar.

Fasilitas yang lebih tertata membuat penjual merasa nyaman dan omzet pun meningkat.

Baca Juga: Dorong SDM Berkualitas, Badak LNG Gelar Seminar Kebijakan BNSP Terbaru

Ditambah hadirnya Pasar Medang, wadah bagi UMKM lokal menampilkan kuliner dan budaya khas, menjadikan rangkaian Waisak benar-benar berpadu dengan kearifan lokal.

Direktur InJourney Destination Management Febrina Intan mengatakan, pihaknya berfokus pada dampak sosial dan ekonomi.

“Kami harus membangun ekosistem pariwisata yang sehat dan berkesinambungan, bukan mementingkan kepentingan pribadi,” ujarnya.

Baca Juga: BULOG Hadapi Lonjakan Stok Beras di Gudang, Kualitas Tetap Prioritas

Sementara itu, Direktur Utama InJourney Maya Watono menambahkan bahwa dengan melibatkan masyarakat lokal, pihaknya berharap kehadiran Candi Borobudur mampu memberikan dampak positif yang signifikan perekonomian daerah.

"Ini merupakan inisiasi yang senantiasa ditekankan yakni setiap destinasi pariwisata yang ada harus mampu memberikan multiplier effect perekonomian sekitar,” pungkasnya.***

Halaman:

Tags

Terkini