trending

Volume Angkutan Barang KAI Tembus 27,7 Juta Ton, Siap Dukung Logistik Nasional Jelang Penerapan Zero ODOL 2026

Selasa, 10 Juni 2025 | 11:45 WIB
KAI angkut 27,7 juta ton barang Januari–Mei 2025, naik 3%. Siap hadapi Zero ODOL 2026 dan dukung logistik nasional secara strategis. (Dok. KAI)

Sedangkan di Sumatera Selatan, satu rangkaian kereta batu bara bahkan bisa menarik hingga 61 gerbong dalam satu perjalanan.

Baca Juga: Festival Gedongsongo 2025 Siap Hadirkan 3.000 Lampion dan Ragam Budaya Lokal

Selain itu, faktor ketepatan waktu menjadi nilai lebih yang ditawarkan. Jalur rel yang eksklusif membuat kereta api terhindar dari kemacetan lalu lintas, sehingga pelanggan mendapat kepastian waktu pengiriman yang sangat krusial dalam menjaga stabilitas rantai pasok industri.

Anne menyampaikan bahwa KAI juga menempatkan standar tinggi dalam keselamatan dan keandalan, dengan seluruh operasional didukung SDM bersertifikat serta inspeksi rutin terhadap sarana dan prasarana.

Capaian positif KAI juga terlihat pada bulan Mei 2025 dengan volume angkutan mencapai 6.102.072 ton, naik 1,7% dibandingkan Mei tahun lalu.

Baca Juga: Rayakan HUT ke-17, Pertamina Drilling Adakan Donor Darah untuk Bantu Atasi Krisis Stok Darah

Batu bara menjadi komoditas utama yang diangkut, menyumbang 23.010.266 ton atau 82,97% dari total volume. Komoditas ini berperan penting dalam menyuplai energi bagi pembangkit listrik dan mendukung ketahanan energi nasional.

Pertumbuhan luar biasa juga tercatat pada angkutan pupuk yang mencapai 13.230 ton sepanjang Januari–Mei 2025.

Angka ini melonjak 94% dari periode yang sama tahun lalu. Pada bulan Mei 2025 saja, volume pupuk yang diangkut meningkat 26,85% dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga: Minimalkan Gangguan Lalu Lintas, Hutama Karya Gunakan Teknologi Sosrobahu dalam Pembangunan Tol Semarang-Demak

Hal ini menunjukkan kontribusi nyata KAI dalam memperkuat ketahanan pangan melalui pengiriman pupuk ke daerah pertanian.

Sementara itu, layanan logistik retail seperti Barang Hantaran Paket (BHP) dan Parcel juga mengalami peningkatan. Volume pengiriman mencapai 97.889 ton, naik 16% dari tahun sebelumnya.

Kenaikan ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat, terutama pelaku UMKM, terhadap layanan logistik berbasis kereta api yang dinilai cepat, aman, dan efisien.

Baca Juga: SchoolVenture DAMRI: Nikmati Diskon 15% untuk Rute Ini

“Dengan capaian kinerja yang solid dan kesiapan menghadapi implementasi penuh kebijakan Zero ODOL 2026, KAI akan terus memperkuat peran sebagai enabler logistik nasional yang andal untuk mendorong distribusi energi, pangan, dan komoditas strategis secara merata hingga ke pelosok negeri,” tutup Anne. ***

Halaman:

Tags

Terkini