trending

PTDI Gandeng Intercrus untuk Wujudkan Taksi Terbang Ramah Lingkungan di Indonesia

Rabu, 25 Juni 2025 | 08:00 WIB
PTDI dan Intercrus kembangkan taksi terbang Intercrus SOLA, solusi mobilitas udara masa depan yang ramah lingkungan dan mendukung konektivitas nasional. (Dok. PTDI)

Kabar BUMN - PT Dirgantara Indonesia (PTDI) terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan teknologi penerbangan canggih dengan menggandeng PT Intercrus Aero Indonesia (Intercrus), sebuah perusahaan rintisan dalam negeri yang fokus pada riset dan pengembangan pesawat elektrik Vertical Take-Off & Landing (VTOL).

Kolaborasi ini diarahkan untuk mendukung sektor Advanced Air Mobility (AAM) di Indonesia.

Direktur Utama PTDI, Gita Amperiawan, menjelaskan bahwa kerja sama ini mencakup aspek teknologi, proses sertifikasi, produksi, hingga tahap komersialisasi dari produk Intercrus SOLA.

Baca Juga: Lulusan D3 Wajib Tahu! Lowongan Kerja BUMN di PT GDPS Masih Dibuka, Cek Syaratnya di Sini

“Kemitraan ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang PTDI untuk memperkuat kapasitas inovasi industri dirgantara nasional."

"Kami percaya bahwa AAM dapat menjadi salah satu solusi nyata untuk menjawab tantangan konektivitas di wilayah urban maupun daerah dengan akses terbatas."

"Di saat yang sama, teknologi ini juga memiliki potensi adaptasi untuk mendukung kebutuhan operasi militer seperti pengiriman logistik ke medan sulit, misi pengintaian, hingga dukungan taktis di area operasi dengan tingkat risiko tinggi,” kata Gita.

Baca Juga: PNM Cabang Garut Tebar Kepedulian Lewat Santunan Anak Yatim, Wujud Rasa Syukur dan Komitmen Sosial

Intercrus SOLA tidak hanya diposisikan sebagai produk kendaraan udara, tetapi juga menjadi simbol dari masa depan transportasi udara yang lebih berkelanjutan.

Dengan target mulai beroperasi pada tahun 2028, SOLA dikembangkan oleh tim insinyur muda Indonesia yang mengusung visi solusi mobilitas udara ramah lingkungan dan efisien.

Gita menambahkan bahwa dalam ajang Indo Defence 2024 Expo & Forum pada 11 Juni, PTDI dan Intercrus memperkenalkan prototipe sub-skala dari Intercrus SOLA bernama SOLITA.

Baca Juga: Nikmati Liburan Sekolah di Ujung Timur Jawa, Kunjungi 6 Tempat Wisata di Banyuwangi yang Memukau

“Demo ini memperlihatkan kemampuan dasar manuver dan hovering di hadapan Presiden RI, Prabowo Subianto,” ujar Gita. Prototipe ini menjadi bukti awal kesiapan teknologi yang akan dikembangkan secara penuh di masa mendatang.

Dirancang untuk membawa tiga penumpang dan satu pilot, Intercrus SOLA memiliki kemampuan angkut hingga 360 kg dan dapat menempuh jarak sejauh 200 km.

Halaman:

Tags

Terkini