DEFEND ID dibentuk untuk memperkuat konsolidasi industri, meningkatkan tingkat kandungan lokal, serta membawa industri pertahanan nasional ke tingkat global.
Baca Juga: DAHANA Gandeng UAD dan Mitra Strategis Perkuat Kemandirian Teknologi Pertahanan Nasional
DAHANA tak hanya unggul di sektor komersial seperti pertambangan dan konstruksi, tetapi juga aktif dalam pengembangan produk strategis militer seperti bom udara P-Live untuk pesawat Sukhoi, peluncur roket darat, serta keterlibatannya dalam konsorsium pengembangan roket RHAN-122B dan RHAN-450.
Selanjutnya, delegasi Filipina dan jajaran manajemen DAHANA menggelar diskusi untuk mengeksplorasi potensi kerja sama konkret di bidang teknologi bahan peledak, baik untuk kepentingan militer maupun komersial.
Pembahasan juga mencakup peluang joint development, peningkatan kapasitas SDM, hingga integrasi ke dalam rantai pasok regional.
Baca Juga: Iduladha 1446 H, DAHANA Serahkan Hewan Kurban di Subang
Sebagai bagian dari kunjungan, delegasi turut melakukan tur pabrik ke area produksi Ring 1, termasuk menyaksikan proses uji mutu produk di Pabrik Nonel.
Di akhir rangkaian, dilakukan pertukaran cinderamata sebagai simbol penguatan hubungan dan komitmen kolaborasi jangka panjang.
“Kami berharap kunjungan ini menjadi awal dari hubungan jangka panjang yang bermanfaat dan strategis, demi menciptakan ekosistem pertahanan yang tangguh dan berdaya saing tinggi di kawasan,” tutup Yusep.
Baca Juga: Tampilkan Produk Unggulan, DAHANA Buka Peluang Kolaborasi Global di Ajang Defence Attache Tour 2025
Kunjungan ke DAHANA ini merupakan bagian dari agenda resmi Delegasi DND Filipina selama berada di Indonesia.
Selain PT DAHANA, delegasi juga dijadwalkan mengunjungi PT PINDAD dan PT Dirgantara Indonesia di Bandung sebagai bagian dari upaya mempererat kemitraan pertahanan antarnegara ASEAN.***