trending

MIND ID Jabarkan Komitmennya Jaga Ekosistem Laut di Rakernis PRL KKP

Jumat, 18 Juli 2025 | 13:30 WIB
Kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono di booth edukasi MIND ID di ajang Rakernis Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (PRL) KKP pada 15 Juli 2025. (DOK. MIND ID)

Kabar BUMN - MIND ID, Holding Industri Pertambangan Indonesia, menghadirkan booth edukasi bertema “Menjaga Laut Lewat Aksi Nyata” di ajang Rakernis Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (PRL) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada 15 Juli 2025.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengapresiasi langkah MIND ID dalam mengedukasi masyarakat agar memanfaatkan laut secara bertanggung jawab dan berkelanjutan guna mendukung program pengendalian iklim.

Trenggono menyampaikan kegiatan penciptaan nilai tambah ekonomi di ruang laut harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan dibarengi dengan berbagai program perlindungan.

Baca Juga: BULOG Perketat Pengawasan Stok Beras di Seluruh Gudang, Pastikan Kualitas CBP Tetap Terjaga

Dengan demikian, ekosistem hayati dan kekayaan daya alam di dalam laut dapat terus dilestarikan dalam jangka panjang.

“Kegiatan reklamasi, konservasi, industri hingga pariwisata dapat dijalankan secara bersama agar kontribusi yang dihasilkan dari laut dapat semakin besar ke depannya, termasuk untuk penjagaan iklim,” sebutnya.

Wakil Direktur Utama MIND ID, Dany Amrul Ichdan saat menyambut kehadiran Trenggono mengatakan, ruang laut memiliki potensi ekonomi yang sangat besar, khususnya bagi Grup MIND ID yang juga memiliki izin operasional tambang di area laut.

Baca Juga: ILCS Kembali Gelar ICON 3.0, Lanjutkan Kiprah Cetak Talenta Muda Logistik Digital

MIND ID berkomitmen untuk konsisten menjalankan operasional di ruang laut secara bertanggung jawab dengan menjalanlan program pasca tambang di ruang laut secara komprehensif.

MIND ID menghadirkan edukasi booth yang menampilkan informasi terkait operasional pertambangan laut di Bangka Belitung, hingga Interactive Box.

Pengunjung dapat mempelajari tentang operasional pertambangan timah di Bangka Belitung yang menggunakan Bucket Line Dredges, Kapal Isap Produksi, dan Bucket Wheel Dredges, yang mampu menambang di kedalaman laut hingga 75 meter.

Baca Juga: Telkom Bangun 51 Titik Sarana Air Bersih di Lima Wilayah Prioritas Sepanjang 2025

Kapal-kapal ini memenuhi standar lingkungan ketat guna memastikan produksi mineral tetap berkelanjutan tanpa merusak ekosistem laut, dan telah menjadi kontributor utama sebesar 52% bagi produksi timah di PT Timah Tbk.

Realisasi program keberlanjutan di perairan Bangka Belitung juga dijalankan untuk mendukung penguatan ekosistem hayati, dengan program transplantasi terumbu karang, pemasangan fish shelter, hingga penempatan artificial reef.

Halaman:

Tags

Terkini