trending

KAI Sukses Merekayasa Balik Lokomotif Tahun 1980-an Kembali Andal dan Efisien

Minggu, 20 Juli 2025 | 08:00 WIB
Lokomotif CC 201 89 16 yang direkayasa balik KAI diperkenalkan di Jambore Indonesian Railways Cyclist Community (IRCC) yang digelar di Balai Yasa Yogyakarta pada Sabtu, 19 Juli 2025. (DOK. KAI)

Seluruh proses reverse engineering ini dilakukan oleh tenaga ahli KAI di Balai Yasa Yogyakarta. Setelah selesai, lokomotif telah melewati uji performa dan keselamatan sesuai dengan standar tinggi yang berlaku.

Baca Juga: Penguatan Kepemimpinan Baru di The Mandalika, ITDC Tegaskan Langkah Strategis Pengembangan KEK

Hasil uji menunjukkan performa lokomotif sangat baik dan siap mendukung operasional angkutan penumpang maupun barang.

Dengan keberhasilan inisiatif ini, KAI berencana untuk memperluas implementasi teknologi MEP ke lokomotif lainnya secara bertahap.

Hal ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menekan biaya pemeliharaan serta meningkatkan keandalan dan produktivitas sarana.

Baca Juga: Jangkau Wilayah Perbatasan, Pertamina EP Bunyu Field dan PHE Nunukan Company Bawa Misi Generasi Sehat Bebas Stunting

Selain program reverse engineering, KAI juga tengah memperkuat sarana dengan mendatangkan 54 unit lokomotif baru tipe CC 205 produksi Progress Rail – Caterpillar Company dari Amerika Serikat.

Lokomotif ini dirancang untuk mendukung angkutan batu bara dan logistik di wilayah Sumatera Selatan dan Lampung, serta memperkuat konektivitas logistik nasional hingga 2029.

“Sebanyak 13 unit pertama lokomotif CC 205 telah tiba di Pelabuhan Panjang, Lampung, pada Minggu, 13 Juli 2025, dan saat ini tengah menjalani uji performa untuk memastikan kualitas dan keandalannya sebelum masuk layanan operasional,” tambah Anne.

Baca Juga: Bersama Petani, PEP DMF Kembangkan Potensi Jagung Lewat Sekolah Lapang Pertanian

Melalui strategi inovatif yang mengombinasikan reverse engineering terhadap sarana eksisting dan pengadaan sarana baru, KAI terus mendorong transformasi layanan perkeretaapian nasional yang tangguh, kompetitif, dan berkelanjutan.***

Halaman:

Tags

Terkini