Kabar BUMN - Di tengah derasnya arus modernisasi, Suku Adat Mapur tetap teguh menjaga nilai-nilai warisan leluhur yang telah berakar ratusan tahun.
Kini, warisan budaya tersebut menemukan ruang baru untuk berkembang melalui pembangunan Desa Adat Gebong Memarong yang digagas bersama PT Timah Tbk.
Berlokasi di Dusun Air Abik, Desa Gunung Muda, Kabupaten Bangka, desa adat ini berkembang menjadi destinasi wisata edukasi budaya yang memancarkan kearifan lokal Mapur.
Baca Juga: MyPertamina Tebar Hadiah 2025 Masuki Periode 2, Saatnya Borong Poin dan Menang Hadiah Besar!
Sejak 2022, PT Timah bersama Lembaga Adat Mapur telah berkolaborasi untuk mengembangkan dan melestarikan budaya ini.
Tidak hanya membangun infrastruktur fisik, dukungan PT Timah juga mencakup pembekalan keterampilan bagi masyarakat agar mampu mengelola desa adat secara mandiri dan berkelanjutan.
Melalui pelatihan dan pendampingan, warga diajarkan manajemen wisata berbasis budaya, program peningkatan kapasitas, hingga penyediaan fasilitas pendukung pelestarian budaya.
Baca Juga: Cuma Rp80! Tarif Spesial Semua Transportasi Umum Jakarta di Hari Kemerdekaan
Kepedulian PT Timah terhadap pelestarian budaya menjadi bagian dari komitmen pembangunan berkelanjutan.
Dengan penguatan kapasitas sumber daya manusia lokal, Desa Adat Gebong Memarong diharapkan menjadi pusat edukasi budaya, destinasi wisata bernilai, sekaligus sumber penghasilan baru bagi masyarakat Mapur.
Kepala Departemen Corporate Communication PT Timah, Anggi Siahaan, menyampaikan bahwa pelestarian budaya, kearifan lokal, dan tradisi merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan.
Baca Juga: Magang Analyst Intern di PT Sucofindo: Kesempatan Emas untuk Talenta Berbakat!
Menurutnya, PT Timah telah menjalankan berbagai kegiatan di Desa Adat Gebong Memarong, seperti pelatihan membatik, pelatihan pemandu wisata, pelatihan decoupage, hingga mendukung tradisi Nuju Jerami.
“Melalui kerja sama ini, perusahaan berharap masyarakat adat tetap menjadi aktor utama dalam upaya pelestarian."