Menurutnya, penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan pengakuan atas kerja keras di berbagai daerah.
Baca Juga: Ragam Kue Pia dari Pulau Jawa, Hasil alkuturasi Kuliner Tiongkok dengan Jawa
Tahun ini, penghargaan diberikan kepada 906 penerima dari beragam bidang.
Kiai Noor menambahkan, BAZNAS melakukan seleksi ketat sebelum menentukan penerima penghargaan.
Setiap penerima dinilai dari kiprah, dedikasi, serta dampak nyata yang telah diberikan kepada masyarakat.
Baca Juga: Investor Berebut, Obligasi dan Sukuk Berkelanjutan Pegadaian Oversubscribed Dua Kali Lipat
“Apa yang kami lakukan juga menjadi upaya kami secara jeli memperhatikan apa yang Bapak Ibu lakukan.
"Dari lebih dari seribu yang diusulkan, akhirnya kita seleksi menjadi 906 penerima,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua UPZ BAZNAS PT Timah Tbk, Rendi Kurniawan, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan ini.
Baca Juga: Strategi Besar dan Langkah Konkrit MIND ID Menurunkan Emisi 6,6 Juta Ton CO2e di 2030
Ia menegaskan komitmen PT Timah untuk terus mengelola zakat karyawan secara transparan dan efektif.
“Terima kasih atas penghargaan yang diberikan BAZNAS RI, Kami percaya zakat dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam membangun kemandirian umat.
"Karena itu, PT Timah akan terus meningkatkan kontribusinya agar manfaat zakat semakin luas dan mendorong kesejahteraan masyarakat,” ujar Rendi.
Baca Juga: Dahana Tanam 1.000 Mangrove di Pesisir Subang, Wujud Nyata Komitmen Lingkungan
Selama ini, UPZ PT Timah telah melaksanakan berbagai program zakat yang berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat.