Kabar BUMN - Kalau kamu cari transportasi yang hemat tanpa mengorbankan kenyamanan, kereta bersubsidi bisa jadi pilihan terbaikmu.
Jenis kereta ini, yang dikenal dengan sebutan Public Service Obligation (PSO), memang dirancang agar masyarakat bisa bepergian dengan biaya terjangkau.
Tak heran kalau tiketnya sering langsung ludes jauh sebelum hari keberangkatan!
Baca Juga: Tips Packing untuk Liburan ke Luar Negeri Agar Tidak Kelebihan Muatan
Dukungan Pemerintah untuk Perjalanan Ekonomis
Program PSO adalah bentuk dukungan pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) di bawah Kementerian Perhubungan.
Lewat kerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI), pemerintah memberikan subsidi agar tarif ekonomi bisa ditekan serendah mungkin. Hasilnya, rata-rata tiket kereta PSO dibanderol di bawah Rp 100.000, bahkan ada yang mulai dari Rp 20.000-an saja.
Cara Dapat Tiketnya
Tiket kereta bersubsidi bisa kamu beli mulai H-45 keberangkatan, baik lewat situs booking.kai.id maupun aplikasi Access by KAI.
Tapi perlu diingat, satu identitas hanya bisa digunakan untuk satu tiket. Jadi, kalau kamu mencoba membeli lebih dari satu tiket untuk rute yang sama, sistem akan otomatis menolak pembelian itu.
Baca Juga: Len Runity 2025, Ajang Lari Sambil Berbagi Bersama PT Len Industri
Deretan Kereta Bersubsidi 2025
Ada 13 kereta bersubsidi yang beroperasi di Pulau Jawa dan Sumatra tahun 2025 ini. Untuk perjalanan jarak jauh, kamu bisa naik:
-
KA Kahuripan (Blitar–Kiaracondong) Rp 84.000
-
KA Bengawan (Purwosari–Pasarsenen) Rp 74.000
-
KA Sri Tanjung (Lempuyangan–Ketapang) Rp 94.000