trending

BSI Gandeng GGGI Kembangkan Ekosistem Keuangan Syariah Ramah Lingkungan

Sabtu, 25 Oktober 2025 | 21:00 WIB
BSI dan GGGI menjalin kerja sama untuk memperkuat ekosistem keuangan syariah berkelanjutan di Indonesia, mendukung pembiayaan hijau dan target iklim nasional. (Dok. BSI)

Melihat adanya kesenjangan pembiayaan iklim yang diperkirakan mencapai Rp3.990 triliun pada 2030, BSI menilai partisipasi sektor swasta, khususnya perbankan syariah, sangat krusial untuk mencapai target tersebut.

Baca Juga: Kiluan Bay, Tempat Lumba-Lumba Menari di Lautan Lampung

Penandatanganan MoU dilakukan oleh SVP ESG BSI Rima Dwi Permatasari dan Country Representative GGGI Indonesia Rowan Fraser.

Melalui kerja sama ini, kedua pihak bertekad memperkuat ekosistem penerbitan sustainability sukuk yang kredibel dan sejalan dengan standar internasional. Rowan Fraser menyampaikan optimismenya terhadap kolaborasi ini.

“Melalui kemitraan dengan BSI, GGGI akan memperkuat kerangka produk keuangan syariah hijau dan mendukung penerbitan sukuk tematik di pasar domestik maupun internasional."

Baca Juga: Pertamina Hulu Mahakam Ajak Media Kunjungi Sekolah Terapung, Perkuat Sinergi dan Komitmen Pendidikan

"Kami berharap inisiatif ini dapat mendorong partisipasi yang lebih luas dari sektor swasta dalam pembiayaan berkelanjutan dan mempercepat penghijauan sektor perbankan syariah sejalan dengan target iklim Indonesia,” kata Rowan.

Ke depan, BSI dan GGGI akan berfokus pada tiga hal utama, yaitu mengembangkan kerangka sustainability sukuk sesuai standar global, meningkatkan kapasitas kelembagaan BSI dalam keuangan berkelanjutan, serta menciptakan mekanisme pemantauan dan pelaporan yang transparan bagi investor.

Kolaborasi ini menegaskan peran BSI bukan hanya sebagai pemain utama di industri keuangan syariah, tetapi juga sebagai penggerak penting dalam transisi Indonesia menuju ekonomi rendah karbon dan berketahanan iklim. ***

Halaman:

Tags

Terkini