"Permintaan semen di pasar Jambi, Sumatera Selatan, dan Lampung menunjukkan tren pertumbuhan yang solid, didukung sinergi yang kuat bersama SIG Group dalam menjaga efisiensi rantai pasok serta memperluas jangkauan pasar,” ujar Hari.
Baca Juga: Rekomendasi 4 Air Terjun di Wonogiri, Cocok untuk Healing Menikmati Suasana Sejuknya
Selain bisnis inti semen, pendapatan SMBR juga terdorong oleh diversifikasi produk non-semen yang tumbuh signifikan, terutama dari produk white clay.
Hingga Kuartal III-2025, penjualan white clay meningkat hampir tiga kali lipat (yoy) menjadi Rp16,7 miliar, dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp5,8 miliar.
Hari menjelaskan bahwa lini non-semen kini menjadi pilar baru yang menjanjikan bagi pertumbuhan perusahaan.
Baca Juga: Waktunya Heboh! Undi-Undi Hepi Telkomsel Bagi-bagi Xpander, CBR150R, hingga iPhone 16!
“Produk white clay menjadi bukti keberhasilan strategi diversifikasi yang dijalankan SMBR.
"Kontribusinya terhadap pendapatan terus meningkat dan memperkuat fundamental bisnis kami di luar sektor semen,” jelasnya.
Momentum pertumbuhan ini juga diperkuat dengan langkah strategis perusahaan melalui penambahan kegiatan usaha baru yang telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 29 Oktober 2025.
Baca Juga: Waktunya Heboh! Undi-Undi Hepi Telkomsel Bagi-bagi Xpander, CBR150R, hingga iPhone 16!
SMBR resmi menambah bidang usaha KBLI 70209 (Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya) untuk mendukung penerapan konsep Koordinator Area Penjualan di wilayah Jambi, Sumatera Selatan, dan Lampung, dengan potensi pendapatan tambahan berupa management fee.
Model bisnis baru ini memungkinkan SMBR memperluas peran dalam value chain SIG Group, meningkatkan efisiensi distribusi, serta memperkuat penetrasi multi-brand di pasar regional.
“Penambahan kegiatan usaha ini merupakan langkah strategis untuk memperluas potensi pasar sekaligus memperkuat kolaborasi dengan entitas anak SIG lainnya.
Baca Juga: Tagihan Air Beres Sekejap! Begini Cara Bayar PDAM di Wondr by BNI
"Dengan pola bisnis yang lebih fleksibel dan terintegrasi, kami siap memperbesar kontribusi terhadap kinerja Grup sekaligus menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi pemegang saham,” tutur Hari.