ISLE 2023 dilaksanakan sebagai bentuk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Pertamina dalam mendukung komitmen Environmental, Social, Governance (ESG), sustainable development goals (SDGs), dan sustainability policy.
“Acara ini diawali dengan penanaman pohon trembesi sebagai penyerap karbon, kemudian dilanjutkan dengan peresmian kompetisi proyek sosial PFmuda, penandatanganan MoU, dan tur 15 pameran sociopreneur binaan PFmuda. Rangkaian kegiatan hari ini menggambarkan komitmen Pertamina dalam mewujudkan ESG serta pemenuhan poin-poin SDGs, yakni poin ke-13 penanganan perubahan iklim, poin ke-1 tanpa kemiskinan, poin ke-4 pendidikan berkualitas, poin ke-8 pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi," ungkap Corporate Secretary Pertamina Brahmantya Satyamurti Poerwadi.
"Harapannya, dengan adanya kompetisi seperti PFmuda, ESG dan SDGs mampu membumi ke masyarakat awam sehingga mereka termotivasi untuk energizing community, membawa kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan,” lanjut Brahmantya.
Baca Juga: Bukit Asam Sejahterakan Petani Lewat Budidaya Beras Organik
Meningkatkan kebermanfaatan bagi masyarakat lewat kolaborasi, Pertamina Foundation juga menandatangani dua Memorandum of Understanding (MoU). Pertama adalah dengan Universitas Indonesia terkait Hutan Pertamina UI dan Desa Nihil Stunting. Kedua terkait Crowdfunding Proyek Sosial PFmuda dengan KitaBisa.com
“Tahun ini, CSR PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Foundation memperluas kebermanfaatan untuk masyarakat. Penandatanganan MoU dengan UI menjadi bentuk aksi mengatasi perubahan iklim dan mengedepankan aspek sustainability," ujar Presiden Direktur Pertamina Foundation Agus Mashud S. Asngari.
"Dengan KitaBisa, harapannya kami bisa lebih banyak lagi mengembangkan proyek sosial lewat pendanaan crowdfunding. Paket lengkap PFmuda kami berikan supaya generasi muda bisa menjadi solusi yang berkelanjutan dan membawa kehidupan yang lebih baik untuk sesama," tutup Agus.***