Masalah ini tidak hanya mengganggu ribuan nelayan, tetapi juga warga lain yang memanfaatkan jalur tersebut untuk bekerja di laut.
Baca Juga: Dukungan Satelit Ditingkatkan, TelkomGroup Stabilkan Layanan di Wilayah Bencana Terdampak
"Banyak warga harus beralih ke jalur lain seperti Pangkal Balam yang lebih mudah diakses, sehingga berdampak pada perekonomian lokal, termasuk pendapatan dari parkir kapal," sambungnya.
Edo mengapresiasi langkah cepat PT TIMAH Tbk yang menurunkan alat berat untuk membantu pengerukan.
Walaupun belum menjadi solusi jangka panjang, upaya ini dinilai cukup membantu agar kapal dapat kembali keluar masuk muara dengan lebih lancar sembari menunggu perbaikan permanen dari pihak terkait.***