Perlintasan prioritas tersebut tersebar di berbagai wilayah, mulai dari Daop 1 Jakarta hingga Daop 9 Jember.
Penanganan difokuskan pada peningkatan fasilitas keselamatan, penguatan pengamanan, serta koordinasi lintas instansi.
Baca Juga: Jelang Nataru 2025/2026, KAI Services All Out Siagakan 10 Ribu Personel dan Siapkan Layanan Prima
KAI juga mengingatkan bahwa keselamatan di perlintasan sebidang tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga kedisiplinan pengguna jalan.
“Keselamatan adalah hasil dari kerja bersama. Dengan disiplin berlalu lintas di perlintasan sebidang, kita turut menjaga keselamatan diri sendiri, penumpang kereta api, dan kelancaran mobilitas masyarakat selama Angkutan Nataru,” tutup Anne.***