Bentang utamanya menggunakan struktur cable stayed sepanjang sekitar 500 meter, dilengkapi dua pylon setinggi kurang lebih 100 meter.
Baca Juga: Loker Padang Terbaru, Posisi Receptionist MUM Masih Dibuka Sampai Desember 2025
Proyek ini juga menerapkan teknologi Building Information Modeling (BIM) untuk mendukung efisiensi perencanaan, pengendalian konstruksi, serta keselamatan kerja.
Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menyebut proyek ini sebagai tahapan penting bagi perusahaan untuk menghadirkan infrastruktur yang tepat mutu dan tepat waktu.
Menurutnya, jembatan ini diharapkan memberi dampak langsung bagi masyarakat, mulai dari peningkatan akses layanan hingga tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru.
Baca Juga: Promo Spesial DAMRI Sambut Nataru: Hemat 5% untuk Tiket Pulang–Pergi
“Melalui proyek ini, Hutama Karya berkomitmen menghadirkan infrastruktur yang berperan sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi, memperkuat keterhubungan antarwilayah, serta mendukung pemerataan pembangunan nasional,” tutupnya.***