Kabar BUMN - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN menyetujui perubahan susunan pengurus perseroan. Salah satunya, penetapan Arief Setiawan Handoko sebagai Direktur Utama PGN, menggantikan M. Haryo Yunianto.
Bagi kalangan industri minyak dan gas Indonesia, sosok Arief bukanlah orang baru. Ia sebelumnya menjabat sebagai Deputi Monetisasi dan Keuangan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) periode 2019-2022.
Di SKK Migas, Arief juga sempat memegang jabatan sebagai Sekretaris SKK Migas selama periode 2017-2019.
Adapun sebelum berkarier di SKK Migas, pria lulusan Master of Business Administration, Case Western Reserve University, Cleveland, OH, USA, ini sempat lalang-melintang dengan beberapa posisi jabatan di ConocoPhilips Indonesia (2008-2017).***