trending

Pelindo Multi Terminal Pastikan Layanan Pelabuhan Tetap Berjalan Optimal di Periode Libur Nataru

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:30 WIB
Pelindo Multi Terminal memastikan kesiapan dan layanan optimal di seluruh pelabuhan yang dikelola selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). (DOK. Pelindo Multi Terminal (SPMT))

Kabar BUMN - PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) memastikan kesiapan dan layanan optimal di seluruh pelabuhan yang dikelola selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Komitmen ini mencakup kelancaran pelayanan penumpang maupun arus barang, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan aktivitas logistik periode Nataru.

Pelindo Multi Terminal memastikan bahwa sektor layanan operasional pelabuhan tetap siaga 24 jam, mengingat perannya yang vital dalam menjaga kelancaran mobilitas barang dan penumpang.

Baca Juga: Kinerja Produksi Migas PEP Prabumulih Field Tembus 124 Persen di 2025

Pelindo Multi Terminal tetap menjalankan seluruh kegiatan operasionalnya di 20 branch/cabang yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Meliputi: Sumatra (Belawan, Malahayati, Lhokseumawe, Dumai, Sibolga, Tanjungpinang, Tanjung Balai Karimun), Jawa (Tanjung Emas, Tanjung Intan, Jamrud Nilam Mirah, Gresik, Tanjung Wangi).

Kemudian, Kalimantan (Balikpapan, Trisakti, Bumiharjo Bagendang), Sulawesi (Makassar, Parepare) serta Bali & Nusa Tenggara (Bima Badas, Lembar, Benoa).

Baca Juga: Dewan Komisaris dan Komite Audit PDC Lakukan Peninjauan Progres Proyek MicroAlgae

Direktur Operasi Pelindo Multi Terminal Arif Rusman Yulianto menyampaikan, perusahaan tetap memberikan layanan bongkar muat nonpetikemas dan layanan kepelabuhanan lainnya selama periode libur Nataru.

“Sejumlah langkah antisipasi disiapkan untuk menghadapi potensi lonjakan arus barang dan penumpang, serta perubahan cuaca di akhir tahun untuk menjaga kelancaran arus logistik nasional dan kualitas pelayanan kepada para pengguna jasa,” jelas Arif.

Dalam menjaga keberlangsungan operasional, Pelindo Multi Terminal melakukan pengecekan kesiapan fasilitas pelabuhan dan peralatan bongkar muat, pelaksanaan layanan operasional sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Baca Juga: PELNI Bebaskan Ongkos Angkut Bantuan ke Sumatera, Nilainya Capai Rp1,2 Miliar

Hingga penguatan kesiapan sumber daya manusia (SDM) operasional melalui pengaturan pola kerja dan penugasan personel.

Serta pengaturan jalur lalu lintas di dalam dan di luar terminal untuk mencegah potensi kepadatan, peningkatan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3), pemantauan cuaca secara berkala, juga koordinasi intensif dengan sejumlah stakeholders di lingkungan pelabuhan.

Halaman:

Tags

Terkini